Berita

Anggota Komosi DPR RI, M. Nasir Djamil/RMOL

Politik

Pemerintah Peruncing Masalah Kalau Kembali Mencari-cari Kesalahan Habib Rizieq

Ini Momentum Yang Pas Rekonsiliasi
SELASA, 10 NOVEMBER 2020 | 11:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), M. Rizieq Shihab sudah pulang ke tanah air setelah 3,5 tahun bermukim di Arab Saudi, Selasa pagi (10/11).

Anggota Komosi DPR RI, M. Nasir Djamil mengatakan, kepulangan Habib Rizieq harus dijadikan momentum bagi pemerintah untuk melakukan rekonsiliasi.

"Justru di sinilah pemerintah harus melihat bahwa Habib bisa diajak dalam pengertian untuk mari kita bersatu. Jadi, sebenarnya Habib itu tidak sendiri dia, jadi justru pemerintah melihat ini secara positif, dan kemudian seperti yang diusulkan beberapa pihak, ya sudah rekonsiliasi," ujar Nasir kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (10/11).


Politisi senior PKS ini berharap agar pemerintah tidak mencari-cari kesalahan Habib Rizieq, agar terwujud perdamaian antar umat. Lantaran hingga saat ini Habib Rizieq masih diakui oleh jemaahnya yang setia.

"Jangan lagi nanti Habib dicari-cari kesalahannya, dipanggil-panggil lagi ke polisi. Jadi, harus begitu. Jangan lagi pemerintah membiarkan dipanggil-panggil polisi lagi, justru itu akan meruncingkan masalah, itu enggak akan sehat bagi persatuan kita rakyat Indonesia ini," tuturnya.

Nasir mengaku belum mengetahui secara pasti kasus yang menerpa Habib Rizieq sudah dihentikan atau tidak. Namun, dia berharap pemerintah tidak memancing-mancing atau membuka kembali kasus yang menerpa Habib Rizieq.

"Saya enggak tahu apakah sudah SP3 apa belum. Ini momentum untuk rekonsiliasi," tandasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya