Berita

Garuda Indonesia/Net

Nusantara

Akses Bandara Soetta Macet Total, Garuda Indonesia Tawarkan Reschedule Pada Penumpang

SELASA, 10 NOVEMBER 2020 | 10:21 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kemacetan akses menuju Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng membuat maskapai Garuda Indonesia menawarkan penyesuaian jadwal penerbangan kepada calon penumpang.

Dalam keterangan tertulis pada Selasa (10/11), Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan pihaknya membebaskan biaya penyesuaian jadwal penerbangan maupun refund tiket bagi penumpang yang terdampak kemacetan.

"Kami sepenuhnya mengerti kekhawatiran yang dialami penumpang. Untuk itu, Garuda Indonesia berkomitmen untuk selalu hadir bersama seluruh penumpang dengan menghadirkan sejumlah solusi bagi penumpang yang terdampak imbas kemacetan akses menuju bandara," kata Irfan.


Iran juga mengatakan, bagi penumpang yang masih harus melanjutkan perjalanannya, pihaknya telah mempersiapkan opsi pengalihan jadwal keberangkatan ke penerbangan selanjutnya.

Terkait dengan reschedule dan refund, para penumpang diharuskan menghubungi Contact Center Garuda Indonesia, yaitu (021) 2351 9999 atau 0804 1 807 807.

Kemacetan yang terjadi di Bandara Soekarno-Hatta disebabkan oleh massa pendukung Habib Rizieq Shibab yang pulang sekitar pukul 09.00 WIB.

TMC Polda Metro Jaya mengungkap, kendaraan menuju Tol Bandara Soekarno-Hatta memiliki kecepatan 0 km per jam atau tidak bergerak sejak dini hari.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya