Berita

Wakil Ketua SC Muktamar PPP, Syaifullah Tamliha/Net

Politik

PPP Buka Pintu Untuk Humphrey Djemat Jadi Caketum Di Muktamar Makassar

MINGGU, 08 NOVEMBER 2020 | 22:38 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pintu perebutan kursi Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menjelang muktamar bulan Desember 2020 dibuka selebar-lebarnya.

Selain beberapa nama yang sudah bermunculan, seperti Sandiaga Salahuddin Uno dan Suharso Monoarfa, partai berlambang Kabah tersebut juga mempersilakan Ketum PPP multamar Jakarta, Humphrey Djemat ikut bursa caketum.

Demikian disampaikan Wakil Ketua SC Muktamar PPP, Syaifullah Tamliha menanggapi adanya usulan terkait sosok Humprey Djemat.


“Siapa saja boleh maju jadi caketum, Pak Humprey pun boleh asal dia memenuhi syarat,” kata Syaifullah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (7/11).

Dia mempersilahkan setiap orang untuk bertarung dalam pemilihan caketum PPP Desember mendatang. Namun demikian, tugasnya sebagai wakil ketua SC muktamar PPP hanya mempersiapkan kebutuhan jelang pemilihan.

“Silakan saja siapa pun berhak menjadi caketum. Masa saya mengajarkan 'itik berenang'. Mereka sudah senior-senior, enggak mau saya ngajarin bagaimana itik berenang, enggak perlu,” tandasnya.

Sebelumnya, Seretaris Jenderal PPP Arsul Sani mengaku akan berkomunikasi dan mengundang Humphrey dalam muktamar yang akan digelar di Makassar, Sulawesi Utara.

"Pak Humphrey diundang atau tidak, kami Insya Allah berkomunikasi," kata Arsul beberapa waktu lalu.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya