Berita

TPA ilegal di Gang Tupang 3, Tangerang Selatan/RMOLBanten

Nusantara

TPA Ilegal Masih Jadi Masalah Tidak Terpecahkan Selama 2 Periode Airin-Benyamin

JUMAT, 06 NOVEMBER 2020 | 19:14 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sampah, tampaknya menjadi permasalahan besar bagi Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

Masalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang hingga saat ini masih menjadi momok besar bagi kepemimpinan Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany, dan Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie.

Saat masalah TPA Cipeucang belum selesai, TPA ilegal justru kian marak di Tangsel. Salah satunya di wilayah Serua, Ciputat. Tepatnya di Gang Tupang 3 atau warga sekitar menyebutnya Gang Buntung.


Dari pantauan Kantor Berita RMOL Banten, sampah menggunung seperti dibiarkan meski mengganggu kenyamanan pengendara yang melintas.

Salah satu pengendara motor yang melintas, Ezra (24) warga Villa Pamulang Mas mengaku, setiap hari melewati Gang Tupang 3 atau Gang Buntung harus melihat pemandangan sampah yang menumpuk.

"Setiap hari lewat sini, karena saya kan kerja di BSD, motong jalan lewat sini. Tapi, pemandangannya sampah yang numpuk kaya begini," ujar Ezra ditemui di lokasi, Jumat (6/11).

Ezra juga menyayangkan sikap Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel yang seakan membiarkan TPA sampah ilegal.

"Ya seharusnya ada langkah pasti dari Pemda, karena ini kan pasti mengganggu pemandangan. Merusak lingkungan juga," katanya.

Dihubungi terpisah, Kasi Pengelolaan Sampah pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Rastra Yuda mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya terus seperti membersihkan TPA ilegal di Gang Tupang 3.

Namun, karena kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan yang kurang, lokasi tersebut sudah menjadi kebiasaan dijadikan tempat pembuangan sampah.

"Saya sudah memasang spanduk, plang papan sudah kita jalankan tapi hilang. Di situ memang susah. Satu, di situ gelap lokasinya, kalau terang mungkin ada rasa takut bagi warga yang ingin buang sampah," ujar Yuda saat dikonfirmasi.

Bahkan, persoalan sampah di Tangsel menjadi persoalan yang besar dan tidak mudah. Karena, DLH sudah berupaya menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.

"Dinamika sampah di Tangsel itu enggak mudah ya, kita sudah melakukan upaya terus menerus untuk menyadarkan masyarakat minimal saling mengingatkan," tandasnya.

Hal senada juga dikatakan Sekretaris DLH, Yepi Suherman, bahwa DLH sudah berkoordinasi dengan Lurah dan Camat setempat jika terdapat TPA sampah ilegal.

"Yang dilakukan DLH adalah dilakukan penutupan tempat, pembuangan sampah tersebut dengan dipasang plang atau spanduk larangan buang sampah di tempat ini. Dan kita komunikasikan dengan kewilayahan setempat mulai dari RT/RW, Lurah sampai camat, agar setelah ditutup harus punya komitmen agar mengawasi dan melarang secara tegas bila ada ketahuan ada yang buang sampah," papar Yepi.

Masih kata Yepi, DLH juga telah melaksanakan piket malam di lokasi TPA ilegal.

"Dan dari DLH pun menerapkan jadwal piket malam, bila saat piket malam kedapatan orang yang buang sampah kita lakukan pencacatan sesuai KTP dan kita tahan KTP-nya, mereka buat pernyataan di kantor DLH," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya