Berita

Politisi PKS Bukhori Yusuf/Net

Politik

Kasus Hukum Habib Rizieq Terkesan Direkayasa, Sudah Seharusnya Pulang Ke Tanah Air

JUMAT, 06 NOVEMBER 2020 | 14:51 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Rencana kedatangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) menjadi perhatian khusus politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Bukhori Yusuf.

Bukhori meminta pemerintah Indonesia menjamin keselamatan dan keamanan Habib Rizieq Shihab (HRS) setibanya di Indonesia.

Alasan Bukhori, selama ini sejumlah perkara hukum yang sempat ditudingkan pada HRS sampai saat ini tidak terbukti kebenarannya.

“Sebab, hingga hari ini tidak ada delik yang sah yang menyatakan beliau benar-benar terbukti bersalah atas kasus hukum yang pernah dituduhkan padanya,” ungkap Bukhori di Jakarta, Jumat (6/11).

Imam Besar FPI ini pernah disorot karena dituduh tersangkut sejumlah kasus hukum, antara lain kasus dugaan chat mesum dan pelecehan terhadap Pancasila.

Mencuatnya kasus hukum tersebut mencuat usai aksi 212 pada 2016 dimana HRS yang merupakan salah satu motor penggerak aksi massa terbesar sepanjang era reformasi tersebut.

Terbaru, kedua kasus tersebut telah dihentikan penyidikannya oleh Polri alias (SP3) karena dianggap tidak memiliki cukup bukti.

Populer

Ingin Bantu Tangkap Pembunuh Brigadir J, Serda Ucok: Kami Tidak Tega Negara Kesulitan

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 20:23

Pernyataan Terakhir Sebelum Ditahan, Roy Suryo: Saya Tidak Menistakan Agama

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 01:59

Sudah Dituangkan ke BAP, Bharada E Lihat Ferdy Sambo Pegang Pistol di Samping Jasad Brigadir J

Minggu, 07 Agustus 2022 | 16:39

Jika Tak Ada yang Mengusung, Anies Baswedan Hanya jadi Penonton Pilpres 2024

Minggu, 14 Agustus 2022 | 15:20

Amien Rais Bakal Dukung Capres yang Berani Ucapkan Selamat Tinggal pada Oligarki

Jumat, 12 Agustus 2022 | 22:02

Disindir Kasus Brigadir J, Benny K Harman: Daripada Sesat Sebaiknya Mahfud Tanya Langsung ke Jokowi

Selasa, 09 Agustus 2022 | 15:32

Sindir Alasan TGB Pindah Perindo, Musni Umar: Memang Partai yang Pernah Dimasuki Visinya Tidak Mempersatukan?

Minggu, 07 Agustus 2022 | 07:28

UPDATE

KPK Minta Partai Nasdem Restorasi Kader dan Sistem Agar Dapat Mewujudkan Tujuan Negara

Selasa, 16 Agustus 2022 | 16:19

Di Hadapan Jokowi, Puan Minta Pemerintah Tingkatkan Kerja Urus Rakyat

Selasa, 16 Agustus 2022 | 16:18

Ketua DPR RI Wanti-wanti Pengaruh Global Terhadap Tekanan Keuangan Negara

Selasa, 16 Agustus 2022 | 16:09

Gerebek Geng Narkoba, Irak Malah Temukan Lukisan Picasso yang Dicuri

Selasa, 16 Agustus 2022 | 15:59

KPK Amankan Uang saat Geledah Kantor dan Rumah Bupati Mukti Agung Wibowo serta Beberapa Kantor Dinas Pemkab Pemalang

Selasa, 16 Agustus 2022 | 15:58

PB HMI: Perhapi dan IAGI Harus Bertanggung Jawab Atas Skandal RKAB Batubara

Selasa, 16 Agustus 2022 | 15:44

Pengamat: Pidato Jokowi Normatif, Hanya Mengulang yang Sudah Diatur dalam UU

Selasa, 16 Agustus 2022 | 15:40

Sekjen PKS: Pembunuhan Brigadir J, Kado Pahit bagi Kemerdekaan Indonesia ke-77 Tahun

Selasa, 16 Agustus 2022 | 15:27

Dukung Lanjutkan IKN, Surya Paloh: Semua Sia-sia Kalau Dihentikan

Selasa, 16 Agustus 2022 | 15:10

China Sanksi Tujuh Pejabat Pro-Kemerdekaan Taiwan

Selasa, 16 Agustus 2022 | 15:03

Selengkapnya