Berita

Jaya Suprana/Istimewa

Jaya Suprana

Evolusi Arti Kata Makar

JUMAT, 06 NOVEMBER 2020 | 08:07 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

KONON, Charles Darwin sendiri kurang suka menggunakan istilah evolusi. Maka dia hanya sekali menggunakannya pada paragraf akhir "The Origin of Species", akibat nyaris seabad sebelumnya sudah digunakan oleh Charles Bonnet dalam teori homunkulus tentang perkembangan mudigah, di samping sebenarnya tidak ada makna progress dalam gagasan Darwin tentang seleksi alam.

Juga konon menurut DR James Murray sebagai pemimpin penyusunan 20 Jilid Oxford Dictionary, setiap kata dalam perjalanan waktu mengalami proses evolusi arti. Maka wajar bahwa kata makar juga mengalami evolusi arti.

Kamus



Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia sebagai sumber arti kata paling bisa dipercaya di masa internet gemar menyebar hoax, termasuk di Indonesia, kata kamus berarti:
1. Buku acuan yang memuat kata dan ungkapan, biasanya disusun menurut abjad berikut keterangan tentang makna, pemakaian, atau terjemahannya;  
2. Buku yang memuat kumpulan istilah atau nama yang disusun menurut abjad beserta penjelasan tentang makna dan pemakaiannya;
3. Diri, pikiran: tak ada istilah “takut” dalam -- saya.  

Tetapi sebagai kamus, ternyata Kamus Besar Bahasa Indonesia mulai tidak bisa dipercaya karena mengandung kekurangan akibat ketinggalan zaman berkuasa mengubah makna kata.

Misalnya KBBI terbukti masih kuno dalam memaknakan kata makar hanya tiga, yaitu:
1. Akal busuk; tipu muslihat: segala -- nya itu sudah diketahui lawannya;
2. Perbuatan (usaha) dengan maksud hendak menyerang (membunuh) orang, dan sebagainya: karena -- menghilangkan nyawa seseorang, ia dihukum;
3. Perbuatan (usaha) menjatuhkan pemerintah yang sah: ia dituduh melakukan –

Evolusi Arti

Sudah bukan lagi merupakan rahasia, karena semua sudah tahu bahwa akibat mengalami evolusi arti maka kata makar di masa kini bukan hanya bermakna terbatas pada yang dimuat oleh KBBI.

Sesuai perkembangan zaman serta selaras Bhinneka Tunggal Ika maka kini kata makar sudah mengalamai evolusi arti sehingga memiliki aneka-ragam tambahan arti. Antara lain:
4. Perilaku tidak baik;
5. Memviralkan ujaran kebencian;
6. Tidak berpihak ke penguasa;
7. Menghina penguasa;
8. Sebuah alasan untuk ditangkap lalu diborgol;
9. Nama warung makan didirikan oleh Lieus Sungkharisma.

Dapat diyakini bahwa di masa depan masih ada lagi tambahan arti kata makar yang kreatif diciptakan demi memenuhi tuntutan kebutuhan zaman.  

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Kejagung Pede Hadapi Febrie di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:27

Gebrakan PAM Jaya Tekan Kebocoran Air Diapresiasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:19

FEB UNJ Dukung Pariwisata Berkelanjutan di Bali Lewat Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Danantara Investasi Rp44 Triliun di JBS Group

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Anggota PWI Jakbar Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polda Metro, Ini Sebabnya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:47

Bawaslu Campus Connect Jadi Solusi Tantangan Digital di Pemilu

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:28

Publik Curiga UGM Melindungi Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:17

Febrie Adriansyah Siap Buka-bukaan di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:02

Gedung Bapenda DKI Kebakaran

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:32

Pemerintah Diultimatum 15 Hari Terbitkan PP Cukai MBDK

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:13

Selengkapnya