Berita

Klaim kemenangan sepihak yang disampaikan oleh capres petahana Donald Trump dianggap telah melukai kepercayaan publik/Net

Dunia

Klaim Kemenangan Prematur Trump Lukai Kepercayaan Publik Pada Demokrasi

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 | 20:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Calon presiden petahana Amerika Serikat Donald Trump dinilai sudah membahayakan kepercayaan publik dengan menyampaikan klaim sepihak mengenai kemenangannya, bahkan sebelum perhitungan suara selesai dilakukan.

Begitu kata sebuah tim pengamat internasional dari Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa (OSCE). Mereka menyebut bahwa klaim Trump itu tidak berdasar serta merusak kepercayaan publik pada lembaga-lembaga demokrasi.

"Tantangan hukum yang terlambat dan klaim yang tidak memiliki bukti tentang penipuan pemilu menciptakan kebingungan dan kekhawatiran di antara pejabat pemilu dan pemilih," begitu keterangan yang dirilis OSCE seperti dikabarkan CNN (Kamis, 5/11).


Dia juga mengkritik klaim Trump tentang penyimpangan dalam pemungutan suara.

"Tuduhan tak berdasar tentang kekurangan sistematis, terutama oleh presiden yang sedang menjabat, termasuk pada malam pemilihan, merusak kepercayaan publik pada lembaga demokrasi," tambah pernyataan yang sama.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya