Berita

David Andahl/CNN.com

Dunia

PEMILU AS

Meninggal Karena Covid-19, Laki-laki Ini Terpilih Sebagai Anggota Dewan

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 | 01:47 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Awal Oktober lalu David Andahl, seorang pengusaha dari North Dakota, meninggal dunia karena terinfeksi SARS Cov-2 yang menyebabkan Covid-19.

Sebelum menghembuskan nafas terakhir di usia 55 tahun, Andahl adalah seorang kandidat anggota DPR negara bagian North Dakota.

Di hari pemilihan Selasa kemarin (3/11), Andahl memperoleh suara terbanyak kedua sebesar 35,5 persen dan berhak menduduki kursi DPR North Dakota.


Suara terbanyak pertama diperoleh rekannya sesama kandidat Partai Republik, Dave Nehring, yang diperkirakan akan memperoleh suara sebesar 40,7 persen.

Soal kematian Andahl dan apa yang akan terjadi bila dirinya memperoleh suara terbanyak dalam pemilihan umum telah dibahas tak lama setelah ia menutup mata untuk selamanya.

Jaksa Agung North Dakota telah mengeluarkan penilaian, apabila Andahl memperoleh suara yang cukup untu duduk sebagai anggota DPR, maka Partai Republik di North Dakota dapat menunjuk seorang pengganti.

Ini perlakuan yang diberikan kepada anggota DPR atau Senator yang berhalangan tetap, termasuk meninggal dunia atau mengundurkan diri, di periode keanggotaan di DPR maupun Senat.

Kabar kematian Andahl diumumkan pihak keluarga di halaman Facebook khusus yang dibuat untuk mendukung kampanye dirinya sebagai anggota DPR North Dakota.

“Anak kami tercinta, David, meninggal dunia kemarin setelah berjuang melawan Covid-19,” tulis keluarga dalam keterangan tanggal 6 Oktober.

“Kami sangat berduka cita dan berharap dia dikenang bukan tentang bagaimana dia meninggal dunia, tetapi bagaimana dia menjalani kehidupan,” tulis keluarga lagi.

Andahl disebutkan meninggal dunia di saat North Dakota menghadapi serangan pandemi Covid-19.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya