Berita

Ekonom senior Institute For Development of Economics and Finance (Indef), Faisal Basri/Net

Politik

Ditegur Jokowi, Kali Ini Faisal Basri Bela Luhut Dan Bahlil

RABU, 04 NOVEMBER 2020 | 18:27 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo menegur dua anak buahnya yaitu Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Panjaitan, dan Kepal BPKM, Bahlil Lahaladia lantaran target nilai investasi yang merosot tajam yaitu minus di atas 5 persen.

Menyikapi hal tersebut, ekonom senior Institute For Development of Economics and Finance (Indef), Faisal Basri justru membela Luhut dan Bahlil yang ditegur Jokowi.

Pasalnya, hampir di seluruh dunia mengalami kemerosotan ekonomi, termasuk Indonesia dalam bidang investasi.


"Dimana ada di dunia ini yang investasinya meningkat atau tetap? Ya semua turun," kata Faisal dalam acara diskusi virtual yang diselenggarakan Media Center DPP PAN bertajuk 'Resesi dan Percepatan Pemulihan Ekonomi", Rabu (4/11).

"Bagaimana ya kan, tidak mudah memahami, pandemi itu menunda investasi, kan tidak susah kan. Jadi saya pengkritik utama Pak Luhut, tapi untuk kali ini rasanya tidak elok," lanjut dia menambahkan.

Menurut Faisal, kemarahan Jokowi tidak elok lantaran sejauh dari pengamatannya, semua negara di dunia mengalami resesi. Sehingga hal yang wajar jika target investasi di Indonesia merosot juga.

"Sama tidak eloknya ketika Donald Trump mendeklarasikan kemenangan barusan (Pilpres AS), dengan alasan yang aneh-aneh. Jadi please Pak Jokowi, enggak mungkin gitu ya. Itu saja deh," pungkasnya.

Presiden Jokowi menegur Menko Marves, Luhut B. Pandjaitan, dan Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia lantaran investasi pada kuartal III-2020 terkontraksi hingga minus di atas 5, meski masih menunggu hitungan dari BPS.

Padahal, kepala negara sebelumnya sudah menargetkan investasi bisa tumbuh di bawah minus 5 persen pada kuartal III.

Jokowi pun meminta Luhut dan Bahlil meningkatkan investasi yang masuk ke Indonesia pada kuartal IV, sehingga tidak terlalu negatif pertumbuhannya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya