Berita

Sekjen DPP PAN, Eddy Soeparno/Repro

Politik

Resesi Ekonomi Imbas Covid-19, PAN Minta Pemerintah Perluas Akses Pasar UMKM

RABU, 04 NOVEMBER 2020 | 17:28 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Amanat Nasional mendesak pemerintah membangkitkan laju ekonomi nasional di tengah kondisi terpurukanya.

Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno memberikan poin penting pada pemerintah mengatasi hantaman pandem Covid-19 yang memporak-porandakan kegiatan sosial ekonomi dan kesehatan dalam kurun waktu delapan bulan.

Menurut Eddy, jangkauan UMKM dalam mendapatkan akses pasar harus diperluas.


“Sektor yang harus terus diperkuat dalam menghadapi Pandemi adalah UMKM. Caranya adalah dengan membantu akses pasar UMKM lebih luas baik di tingkat lokal maupun jika bisa sampai ke tingkat internasional,” ucap Eddy, Rabu (4/11).

Menurutnya, bentuk dukungan memperluas akses pasar diantaranya dapat dilakukan dengan menempatkan produk UMKM di jaringan ritel nasional maupun internasional.

“Semakin luas akses pasar, semakin kuat UMKM bertahan dalam menghadapi Pandemi ini,” katanya.

Pimpinan Komisi VII DPR RI ini menambahkan, yang harus diantisipasi dan disiapkan pemerintah maupun masyarakat adalah apa selanjutnya saat kita menghadapi wabah Covid-19 masih ada di lingkungan masyarakat.

“Kami dari PAN meminta agar Paket Stimulus diteruskan untuk membantu masyarakat bangkit dari keterpurukan ekonomi,” imbuhnya.

Eddy juga menyinggung perihal permasalahan resesi yag jadi momok menakutkan bagi masyarakat Indonesia. Dia meminta untuk tidak dibesar-besarkan, justru mencari solusi bagaimana Indonesia bisa bangkit dari resesi.

“Permasalahan Resesi adalah tentang bagaimana kita menghadapinya. Jadi resesinya bukan untuk dibesar besarkan tapi disiapkan langkah lamgkah kebijakannya,” tutupnya.

Masukan strategis PAN disampaikan Eddy dalam acara diskusi virtual Media Center DPP PAN bertajuk Resesi dan Percepatan Pemulihan Ekonomi.

Pembicara yang dihadirkan diantaranya Staf Khusus Menkeu Prastowo Yustinus, ekonom senior Indef Faisal Basri, anggota Komisi XI PAN Jon Erizal, Wakil Ketua Kadin Suryani Motik, dan pengamat ekonomi senior dari CORE Indonesia Dr. Hendri Saparini.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya