Berita

ILustrasi BUMN PT Pelni Persero/Net

Politik

Kristia Budiarto, Buzzer Timses Jokowi Jadi Komisaris PT Pelni

SENIN, 02 NOVEMBER 2020 | 18:33 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Salah seorang buzzer dalam pemenangan Joko Widodo-Maruf Amin dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019 lalu Kristia Budiarto diangkat menjadi Komisaris Independen PT Pelni (Persero).

Dalam siaran pers yang dikeluarkan oleh Dewan Komisaris PT Pelni disebutkan mengalami perubahan berdasarkan surat Kementerian BUMN Nomor: SK-354/MBU/11/2020 tentang: Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelayaran Nasional Indonesia.

Manajemen PT Pelni berharap, pergantian ini dapat semakin memantapkan visi perusahaan untuk menjadi perusahaan pelayaran dan logistik maritim terkemuka di Asia Tenggara.


Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengganti susunan komisaris di PT Pelni pada Senin (02/11) secara virtual.

Dalam salinan surat Keputusan Menteri BUMN tersebut disebutkan bahwa posisi Marwanto Harjowiryono selaku Komisaris digantikan oleh Iwan Taufiq Purwanto dan Widodo Hario Mumpuni selaku Komisaris Independen digantikan oleh Kristia Budiyarto.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni, Yahya Kuncoro menyampaikan bahwa telah dilaksanakan pergantian komisaris sebagai langkah Kementerian BUMN selaku Pemilik Modal Perusahaan Perseroan PT Pelni untuk memperkuat Perusahaan terutama di masa adaptasi kebiasaan baru.

“Hari ini kami telah menerima komisaris baru di PELNI, manajemen berharap dengan kehadiran dua komisaris baru di PELNI dapat mendukung dan menyukseskan visi misi Perusahaan serta dapat mengembangkan potensi bisnis Perusahaan,” terang Yahya, Senin (2/11).

Dengan demikian, berikut ini adalah susunan anggota dewan komisaris PT PELNI yang baru terhitung pada tanggal 2 November 2020:
1. Ali Masykur Musa: Komisaris Utama
2. Haryo Indratno: Komisaris
3. Wahju Aji: Komisaris
4. Eddy Susanto Soepadmo: Komisaris
5. Iwan Taufiq Purwanto: Komisaris
6. Kristia Budiyarto: Komisaris Independen

Pelni sebagai perusahaan pelat merah bergerak pada bidang transportasi laut hingga saat ini mengoperasikan 26 kapal penumpang dan menyinggahi 83 pelabuhan serta melayani 1.100 ruas.

Selain angkutan penumpang, Pelni juga mengoperasikan 45 trayek kapal perintis untuk melayani mobilitas penduduk di daerah 3TP dengan total 275 pelabuhan dengan 3.739 ruas yang dilayani.

Pelni juga mengoperasikan 20 kapal Rede serta 4 kapal barang, 7 kapal tol laut dan 1 kapal khusus ternak.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya