Berita

Foto: Istimewa

Bisnis

BTN Gelar Spectacular World Saving Day

JUMAT, 30 OKTOBER 2020 | 08:51 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Untuk meningkatkan kesadaran menabung dan literasi keuangan bagi masyarakat, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mengkampanyekan gerakan menabung dengan meracik program khusus Spectacular World Savings Day.

Program special dalam rangkaian program Batara Specta tersebut digelar khusus untuk memeriahkan World Savings Day atau Hari Menabung Sedunia yang jatuh setiap tanggal 31 Oktober.

Tema World Savings Day tahun ini adalah When you save a bit, big things follow. Artinya jika kamu menabung sedikit saja, hal besar akan mengikuti.


"Hal tersebut sesuai dengan semangat dari program khusus yang kami gelar ini, karena dengan menabung sedikit demi sedikit, maka banyak hal besar yang menanti anda, misalnya dapat hadiah, membeli rumah, berlibur, dan berbagi kebahagiaan dengan keluarga," kata Direktur Distribution and Retail Funding Bank BTN, Jasmin di Jakarta, Rabu (28/10).

Jasmin menambahkan, sejalan dengan hal tersebut, Bank BTN mengajak masyarakat untuk terus menambah pundi-pundi tabungannya dan melakukan transaksi di Bank BTN baik lewat kartu ATM maupun electronic banking seperti mobile banking atau internet banking untuk mengumpulkan poin Spekta.

Dalam Spectacular World Savings Day yang berlangsung dari tanggal 26 Oktober hingga 31 Oktober 2020 ini, nasabah dapat menikmati poin berlipat Batara Spekta, lelang hadiah dan special redemption yang menarik.

“Jadi yang membuka rekening baru selama program berjalan akan mendapatkan poin dua kali lipat atau 10 poin begitu juga nasabah yang aktif memanfaatkan kartu ATM/Debit BTN selama tanggal 29-31 Oktober 2020. Setiap transaksi dapat meraup 10 poin yang biasanya hanya 2 poin,” kata Jasmin.

Poin yang dikumpulkan membuka peluang nasabah untuk megikuti lelang khusus yang akan diselenggarakan 31 Oktober 2020 mendatang. Adapun lelang poin tersebut menawarkan produk menarik seperti sepeda motor, smartphone dan sepatu. Jika nasabah melewatkan lelang, poin tersebut bisa ditukarkan dengan hadiah special seperti headset, smartwatch dan speaker dengan menukarkan 2.500 poin.

"Program Batara Spekta ini cukup sukses menggaet minat masyarakat untuk menabung, baru sekitar satu bulan diluncurkan sekitar Rp 363 miliar dana segar masuk, dan ada 60 ribu lebih rekening baru," kata Jasmin.

Dengan rangkaian program tersebut di atas, Jasmin optimistis Batara Spekta dapat mencapai target dana ritel yang dikumpulkan hingga sebesar Rp 3,6 triliun pada tahun 2021 nanti.

Batara Spekta menjadi salah satu pemicu pertumbuhan Dana Pihak Ketiga Bank BTN dimana kuartal III 2020 menorehkan pertumbuhan 18,66% dibandingkan kuartal III tahun lalu. DPK ritel mengambil porsi 25 persen dari DPK total, sehingga Jasmin mengharapkan DPK ritel dapat terpacu dengan program-program khusus yang tematik untuk mendorong peningkatan jumlah tabungan.

Adapun hingga penghujung tahun 2020, Perseroan ditargetkan dapat mencatatkan pertumbuhan DPK ritel sebesar 5,32 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"Dalam mengejar DPK, kami juga bertahap menekan cost of fund dengan menarik lebih banyak penabung di program tabungan kami yang sesuai dengan kebutuhan nasabah seperti program super untung dan tabungan SIAP yang dapat direncanakan," kata Jasmin.

Sebagai informasi, Batara Spekta adalah program loyalty kepada nasabah yang diluncurkan BTN pada tanggal 27 September 2020 lalu. Nasabah dapat memperoleh poin sesuai dengan saldo rata-rata tabungan, selain itu poin juga dapat diraih jika nasabah aktif bertransaksi dengan kartu debit maupun mobile banking BTN. Poin tersebut dapat dicek di Mobile banking BTN dan website poinspekta.btn.co.id. Poin yang diakumulasi dapat ditukarkan hadiah, diundi maupun dapat digunakan untuk mengikuti lelang poin.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya