Berita

Maroko dan Malawi menandatangani empat kesepakatan/Net

Dunia

Kian Erat, Maroko-Malawi Kini Punya Empat Kesepakatan Lagi

SENIN, 26 OKTOBER 2020 | 06:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Maroko dan Malawi semakin erat saja dengan lahirnya kesepakatan baru. Empat perjanjian telah ditandatangani di Rabat pada Sabtu (24/10) untuk meningkatkan kerja sama di beberapa bidang, antara lain pertanian, ketahanan pangan, pendidikan tinggi, penelitian ilmiah, dan perumahan.

Penandatanganan itu berlangsung selama kunjungan Menteri Luar Negeri Malawi Eisenhower Nduwa Mkaka, yang mengadakan pembicaraan dengan mitranya dari Maroko, Nasser Bourita.

Menyusul penandatanganan perjanjian, Bourita mengatakan bahwa keempat Nota Kesepahaman 'penting' ini memperkuat hubungan bilateral untuk mengkonsolidasikan kerangka hukum kemitraan antara Maroko dan Malawi.


“Kami telah menetapkan peta jalan kerja sama untuk tahun-tahun mendatang,” kata Bourita, seperti dikutip dari MWN, Minggu (25/10).

Bourita juga mencatat peningkatan jumlah beasiswa yang diberikan Maroko kepada siswa dari Malawi, baik di lembaga akademik maupun pusat pelatihan kejuruan, serta menargetkan jumlah itu akan terus meningkat hingga mencapai 100 per tahun.

Kedua pihak juga sepakat untuk meluncurkan kembali proyek kerja sama terintegrasi di bidang pertanian, juga kerjasama di bidang energi terbarukan, khususnya energi surya.

Bourita mengungkapkan, kerja sama di bidang pemuda dan olahraga juga merupakan salah satu bidang peningkatan kolaborasi antara kedua kabupaten.

“Maroko berkomitmen, sesuai dengan instruksi Yang Mulia Raja Mohammed VI, untuk mendampingi Malawi dalam fase penting sejarahnya. Memberikan semua dukungan kepada tindakan presidennya, Tuan Lazarus Chakwera, dan  memperkuat stabilitas dan pembangunan negara," ujar Bourita.

Selama konferensi pers dengan Bourita, Menteri Luar Negeri Malawi Eisenhower Nduwa Mkaka menyatakan dukungan negaranya untuk solusi politik untuk Sahara Barat.

Mkaka juga menegaskan kembali dukungan Malawi untuk posisi Maroko, mengingat penarikan negaranya atas pengakuan Polisario pada 2017.

Dukungan itu datang satu hari setelah tiga negara Afrika membuka perwakilan diplomatik di Dakhla.

Burkina Faso, Guinea-Bissau, dan Equatorial Guinea, masing-masing membuka konsulat jenderal pada hari Jumat.

Daftar lengkap negara yang meresmikan perwakilan diplomatik di Dakhla termasuk Gambia, Guinea, Djibouti, dan Liberia.

Beberapa negara Afrika lainnya juga telah membuka konsulat di Laayoune, kota lain di Maroko selatan. Negara-negara ini termasuk Pantai Gading, Burundi, Gabon, Republik Afrika Tengah, Sao Tome dan Principe, dan Komoro.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya