Berita

Joe Biden dan isteri saat baru tiba di Nashville untuk mengikuti debat putaran terakhir/Net

Dunia

Joe Biden Membandingkan Cara Dia Menghadapi China Berbeda Dengan Cara Yang Diambil Trump

JUMAT, 23 OKTOBER 2020 | 09:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Joe Biden menyesali bahwa sepanjang pemerintahan Trump defisit perdagangan AS dengan China malah 'naik', bukannya 'turun'. Menurutnya Trump tidak memiliki kekuatan untuk membuat China mematuhi aturan internasional sementara ia akan melakukan itu bila terpilih pada November nanti. 

Pernyataan itu dijelaskan Biden ketika moderator Welker bertanya kepada bagaimana Biden menanggapi taktik agresif China baru-baru ini di panggung dunia.

"Apa yang akan saya buat adalah, China akan mematuhi aturan internasional," kata Biden, dalam siaran langsung dari Tennessean, Kamis (22/10) malam waktu setempat.


Biden mengungkapkan kembali pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping, di mana Biden melawan manuver China di Laut China Selatan. Dia pun membandingkan garis kerasnya dengan para pemimpin China dengan hubungan Trump kepada para pemimpin otokratis itu.

"Dia merangkul orang-orang seperti preman, di Korea Utara, presiden di China, Putin,  dan lainnya," kata Biden.

"Dia (Trump) tidak mau membicarakan masalah substantif," kata Biden. Lalu dia menghadap kamera sambil berkata,  "Ini bukan tentang keluarganya (Trump) atau keluargaku. Ini tentang keluargamu (pemirsa)!"

Moderator Welker juga bertanya kepada Trump tentang hubungannya dengan diktator Korea Utara Kim Jong Un.

"Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengannya. Jenis pria yang berbeda, tapi dia mungkin berpikiran sama tentang saya," kata Trump tentang Kim Jong Un.

Sementara Biden menyebut Kim sebagai 'preman', dan mengatakan dia tidak akan bertemu dengan Kim sampai pemimpin Korea Utara setuju untuk menurunkan kapasitas nuklirnya.

Ketika Trump berkata bahwa memiliki 'hubungan baik' dengan Kim bukanlah hal yang buruk, Biden pun membalas dengan mengatakan bahwa logika itu sangat aneh.

"Mirip dengan mengatakan: kami memiliki hubungan yang baik dengan Hitler sebelum dia menginvasi Eropa, seluruh Eropa!" ujar Biden.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Korea Selatan Diisukan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Selat Hormuz

Jumat, 04 September 2026 | 14:18

Purbaya Pamer Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Tanpa Naikkan Tarif

Jumat, 04 September 2026 | 13:59

Target Lifting 2027 Diproyeksi Tercapai, Sumur Rakyat Jadi Penopang

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi Indonesia kepada Investor Rusia

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Gus Kikin Mulai Susun Kepengurusan PBNU di Hari Perdana Ngantor

Jumat, 04 September 2026 | 13:31

Label “No Pork, No Lard” Tak Otomatis Berarti Halal

Jumat, 04 September 2026 | 13:20

Kenaikan Tarif Masuk Ragunan Masih Ramah di Kantong

Jumat, 04 September 2026 | 13:12

Legislator Soroti Anggaran Pemulihan Kantor DPRD NTB-Sulsel Pasca Demo Agustus 2025

Jumat, 04 September 2026 | 13:08

Pembangunan Dapur MBG Pakai APBN Jangan Jadi Beban Negara

Jumat, 04 September 2026 | 13:06

Pemerintah Diminta Evaluasi Harga Eceran Tertinggi Beras

Jumat, 04 September 2026 | 13:01

Selengkapnya