Berita

Wasekjen DPP Partai Gerindra, Ahmad Dhani berfoto bersama tokoh intelektual muslim, Emha Ainun Nadjib

Politik

Ahmad Dhani: Sejak Gus Dur Wafat, Sudah Sepatutnya Nahdliyin “Berimam” Pada Cak Nun

KAMIS, 22 OKTOBER 2020 | 12:20 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebuah foto bersama dengan tokoh intelektual muslim, Emha Ainun Nadjib diunggah Wasekjen DPP Partai Gerindra, Ahmad Dhani di akun Instagram pribadinya, Kamis (22/10).

Dalam foto itu, tampak Ahmad Dhani meneguk minuman dengan cangkir, sedangkan Cak Nun bersantai di sofa. Sementara meja mereka dipenuhi piring berisi makanan dan nasi bungkus.

Kepada Kantor Berita politik RMOL, pentolan Dewa 19 itu memberi disclaimer bahwa kunjungan yang dilakukan bukan sebagai wasekjen Partai Gerindra. Apalagi, kata dia, Cak Nun juga tidak terlalu mengurusi apakah dirinya sudah jadi pengurus partai atau tidak.


“Karena Cak Nun terus mengungkapkan kekecewaannya terhadap partai,” kata Dhani.

Suami penyanyi cantik sekaligus anggota DPR Mulan Jameela itu lantas mengurai bahwa dirinya dan Cak Nun sudah dekat sejak tahun 1990-an akhir.   

“Kerap kali terlibat acara bersama. Sejak zaman kenduri cinta,” sambungnya.

Di mata pencipta lagu Roman Picisan ini, Cak Nun merupakan sebuah berlian yang dimiliki kaum nahdliyin. Bahkan menurutnya, Cak Nun pantas disebut sebagai imam besar nahdliyin. Sebab sejak Gus Dur meninggal, Dhani menilai hanya Cak Nun yang memenuhi syarat untuk diimami.

Sekalipun, sambung Dhani, yang bersangkutan enggan menyandang sebutan itu.

“Menurut saya pribadi , Cak Nun adalah berlian yang dimiliki nahdliyin. Sejak Gus Dur Wafat, sudah sepatutnya para nahdliyin ‘berimam’ kepada Cak Nun,” tegas orang tua dari Al, El, dan Dul itu.

Baginya, belum ada lagi kiai NU yang sekaliber Cak Nun dalam tiga hal. Pertama dalam hal keluasan ilmu laduni, ilmu yang tidak ada di buku. Kedua. memiliki kedaulatan pribadi, artinya tidak haus jabatan dunia. Sehingga menjadikan beliau sulit ditundukkan penguasa.

“Ketiga pribadi ulama yang sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.

Terakhir, Dhani mengurai sebuah pesan dari Cak Nun untuk para nahdliyin. Pesan itu adalah permintaaan agar kau nahdliyin memperbanyak salawat dan istigosah.

“Semoga kita selamat dari segala macam bencana,” demikian Ahmad Dhani.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya