Berita

Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga dan Presiden Joko Widodo/Net

Dunia

Dapat Pinjaman Rp 6,9 Triliun, Indonesia Ajak Jepang Perkuat Tata Kelola Kesehatan Kawasan

RABU, 21 OKTOBER 2020 | 09:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Lawatan Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga ke Indonesia membawa berbagai agenda penting, terkait dengan kerja sama ekonomi hingga pertahanan keamanan.

Berbicara dalam konferensi pers bersama Presiden Joko Widodo yang disiarkan di Istana Kepresidenan Bogor pada Selasa (20/10), Suga menyatakan komitmen Jepang untuk memberikan pinjaman dana untuk bantuan fiskal bagi Indonesia atas dampak pandemi Covid-19.

Komitmen pinjaman yang diberikan adalah 50 miliar yen atau setara dengan Rp 6,9 triliun (Rp 139/yen).


"Jepang telah menetapkan pemberian pinjaman sebagai bantuan fiskal sebesar 50 miliar yen untuk meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana Indonesia," kata Suga.

Selain pinjaman dana, Suga mengatakan, Jepang juga akan meningkatkan kerja sama kesehatan dengan Indonesia, melalui pemberian barang dan peralatan medis.

Di sisi lain, Jokowi menyambut baik berbagai komitmen Jepang untuk terus bekerja sama dan berkontribusi bagi penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia, serta ASEAN.

"Jepang adalah mitra penting Indonesia dalam mitigasi pandemi, termasuk evakuasi 69 ABK WNI dari kapal Diamond Princess di Yokohama," kata Jokowi.

"Indonesia menghargai komitmen dan kontribusi Jepang bagi ASEAN Covid-19 Reponse Fund," sambungnya.

Jokowi juga mengatakan, ia mengajak Suga untuk memperkuat tata kelola kesehatan di kawasan untuk menghadapi pandemi di masa yang akan datang.

"Termasuk pembentukan ASEAN Center for Public Health Emergency and Emerging Diseases," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya