Berita

Aparat menutup masjid di Kota Pantin Prancis terkait seruan penyerangan dan kematian seorang guru/Net

Dunia

Mendagri Tutup Masjid Yang Tayangkan Video Ajakan Penyerangan Guru Prancis Yang Tewas Dipenggal

RABU, 21 OKTOBER 2020 | 07:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Prancis terus melakukan upaya tegas untuk melakukan pencegahan kekerasan berbasis agama di negaranya pasca pembunuhan keji seorang guru yang dilakukan oleh seorang pemuda Islam asal Chechnya.

Yang terbaru, Kementerian Dalam Negeri mengatakan pada Selasa (20/10) bahwa mereka akan menutup sebuah masjid yang terletak di pinggiran Kota Pantin selama enam bulan mulai pada Rabu (21/10) malam waktu setempat, seperti dikutip dari AFP, Selasa (20/10). Kota Pantin adalah wilayah yang padat penduduk di timur laut Paris.

Ini menjadi satu tindakan keras terhadap Islam radikal yang telah menghasilkan lebih dari selusin penangkapan terkait kasus pemenggalan kepala seorang guru yang telah menunjukkan kartun Nabi Muhammad kepada murid-muridnya.


Langkah itu dilakukan di saat penyelidikan mengungkapkan bahwa pembunuhnya telah melakukan kontak dengan orangtua yang tidak puas terhadap tindakan sang korban di sekolah, yang telah menunjukkan kartun Nabi Muhammad.

Salah seorang ayah, orangtua murid di kelas korban, berada di belakang kampanye online, seruan yang memicu gerakan penyerangan yang akhirnya menewaskan sang guru.

Sang ayah, yang saat ini berada dalam tahanan polisi, mencantumkan nomor teleponnya di Facebook dan mengirimkan pesan WhatsApp kepada si pelaku, Abdullakh Anzorov (18), pada hari-hari menjelang pembunuhan tersebut, kata sumber polisi kepada AFP.

Di antara pesan-pesan yang dikirinya, si ayah -orangtua murid itu- juga memposting video yang menentang sikap Paty di kelas yang menunjukkan kartun Nabi Muhammad. Masjid di Kota Pantin, yang sekarang menjadi target penutupan oleh Kementerian, sempat membagikan video itu di Halaman Facebook-nya. Meningkatkan seruan kebencian.

Menanggapi hal itu, kepala masjid Pantin M'hammed Henniche berkilah dengan mengatakan bahwa tujuannya membagikan video yang diposting si ayah itu bukan untuk mendukung sikap si ayah dan 'membenarkan' keluhannya tentang kartun tersebut, tetapi karena takut anak-anak Muslim diasingkan di kelas gara-gara korban menunjukkan kartun Nabi Muhammad.

Sebuah keputusan resmi untuk menutup masjid mengatakan bahwa pendirian tersebut menyebarkan pernyataan yang memprovokasi kebencian dan kekerasan dan kemungkinan akan berkontribusi pada tindakan teror.

Paty (47) diserang pada hari Jumat siang dalam perjalanan pulang dari sekolah menengah pertama tempat ia mengajar di Conflans-Sainte-Honorine, 40 kilometer (25 mil) barat laut Paris.

Pembunuh itu sempat memposting tubuh Paty yang dipenggal di Twitter sebelum dia ditembak mati oleh polisi.

Sejauh ini polisi telah menangkap 16 orang yang terkait dengan pembunuhan itu, termasuk seorang radikal Islam yang dikenal dan empat anggota keluarga Anzorov.

Lima murid yang dicurigai menerima pembayaran karena memberitahu identitas Paty kepada pembunuhnya termasuk di antara mereka yang ditahan polisi.

Pemenggalan kepala Paty adalah serangan kedua yang diklaim atas nama pembalasan Nabi sejak persidangan pembunuhan Charlie Hebdo pada 2015. 12 orang, termasuk kartunis, ditembak mati karena menerbitkan kartun Muhammad.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Korea Selatan Diisukan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Selat Hormuz

Jumat, 04 September 2026 | 14:18

Purbaya Pamer Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Tanpa Naikkan Tarif

Jumat, 04 September 2026 | 13:59

Target Lifting 2027 Diproyeksi Tercapai, Sumur Rakyat Jadi Penopang

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi Indonesia kepada Investor Rusia

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Gus Kikin Mulai Susun Kepengurusan PBNU di Hari Perdana Ngantor

Jumat, 04 September 2026 | 13:31

Label “No Pork, No Lard” Tak Otomatis Berarti Halal

Jumat, 04 September 2026 | 13:20

Kenaikan Tarif Masuk Ragunan Masih Ramah di Kantong

Jumat, 04 September 2026 | 13:12

Legislator Soroti Anggaran Pemulihan Kantor DPRD NTB-Sulsel Pasca Demo Agustus 2025

Jumat, 04 September 2026 | 13:08

Pembangunan Dapur MBG Pakai APBN Jangan Jadi Beban Negara

Jumat, 04 September 2026 | 13:06

Pemerintah Diminta Evaluasi Harga Eceran Tertinggi Beras

Jumat, 04 September 2026 | 13:01

Selengkapnya