Berita

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule saat bersama senator ProDEM Syahganda Nainggolan/Net

Politik

Iwan Sumule: ProDEM Tidak Akan Surut Menjaga Demokrasi, Agar Perjuangan Syahganda Tidak Sia-sia

SENIN, 19 OKTOBER 2020 | 08:27 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Demokrasi Indonesia sudah menunjukkan tanda-tanda menuju kepunahan. Setidaknya penangkapan para aktivis yang kritis pada pemerintah menjadi pertanda yang nyata.

Begitu kata Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (19/10).

Dalam akun Twitter pribadinya, Iwan Sumule turut mengunggah sebuah foto ketika dirinya bersama dengan deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), yang juga senator ProDEM, Syahganda Nainggolan di Yogyakarta.


Iwan Sumule mengaku geram atas aksi penangkapan aktivis saat melihat foto lama tersebut.

“Lihat foto dengan Syahganda membuat saya geram atas penangkapan terhadap aktivis ProDEM,” tegasnya.

Menurutnya, aksi penangkapan itu menjadi tanda demokrasi telah menuju kepunahan. Sebab, penguasa mulai menunjukkan diri bahwa mereka adalah pihak yang memonopoli kebenaran.

“Kebenaran mutlak telah dimonopoli penguasa,” tegasnya.

Namun demikian, Iwan Sumule memastikan dirinya dan para aktivis ProDEM tidak akan pernah lelah dalam menjaga demokrasi di negeri ini. Dia memastikan apa yang selama ini diperjuangkan Syahganda tidak akan sia-sia.

“ProDEM tak akan surut menjaga dan mewujudkan demokrasi. Agar apa yang terjadi pada Syahganda dan Jumhur tidak sia-sia,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya