Berita

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo/Net

Dunia

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo Salahkan Turki Atas Situasi Panas Nagorno-Karabakh

SABTU, 17 OKTOBER 2020 | 16:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo angkat bicara soal keterlibatan Turki dalam konflik yang terjadi antara Armenia dan Azerbaijan.

Lewat pernyataannya Pompeo menyalahkan Turki karena telah ikut mengobarkan situasi di daerah kantong Nagorno-Karabakh dengan mempersenjatai Suku Azeri.

"Diperlukan sebuah resolusi diplomatik, alih-alih kedatangan negara pihak ketiga untuk meminjamkan senjata mereka ke apa yang sudah menjadi tong mesiu," katanya dalam sebuah wawancara dengan penyiar WSB Atlanta, seperti dikutip dari Arab News, Sabtu (17/10).


Pasukan Armenia dan Azeri bertempur dalam bentrokan baru pada hari Jumat (16/10) memupuskan harapan untuk mengakhiri pertempuran yang telah terjadi selama hampir tiga minggu.

Turki telah meningkatkan ekspor militer enam kali lipat tahun ini ke sekutu dekatnya Azerbaijan. Ada tanda-tanda lebih lanjut pada hari Jumat bahwa gencatan senjata yang ditengahi Rusia disepakati Sabtu lalu untuk memungkinkan pihak-pihak bertukar tahanan dan mayat mereka yang terbunuh semuanya berantakan.

Ankara menuduh Armenia secara ilegal menduduki wilayah Azeri. Sementara Armenia mengatakan Turki telah mendorong Azerbaijan untuk mengejar solusi militer atas konflik tersebut, yang membahayakan warga sipil Armenia.

Nagorno-Karabakh secara internasional diakui sebagai bagian dari Azerbaijan tetapi dihuni dan diatur oleh etnis Armenia.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Sekjen PBB Kecewa AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yaqut Tersangka Kuota Haji, PKB: Walau Lambat, Negara Akhirnya Hadir

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yahya Tak Mau Ikut Campur Kasus Yaqut

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:03

TCL Pamer Inovasi Teknologi Visual di CES 2026

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:56

Orang Dekat Benarkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Ngadep Jokowi di Solo

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:47

KPK Sudah Kirim Pemberitahuan Penetapan Tersangka ke Yaqut Cholil dan Gus Alex

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:24

Komisi VIII DPR: Pelunasan BPIH 2026 Sudah 100 Persen, Tak Ada yang Tertunda

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:56

37 WNI di Venezuela Dipastikan Aman, Kemlu Siapkan Rencana Kontigensi

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:45

Pilkada Lewat DPRD Bisa Merembet Presiden Dipilih DPR RI

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:40

PP Pemuda Muhammadiyah Tak Terlibat Laporkan Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:26

Selengkapnya