Berita

Gde Siriana Yusuf/Net

Politik

Gde Siriana: Deklarator dan Aktivis KAMI Tidak Gentar Dengan Intimidasi UU ITE Penguasa!

KAMIS, 15 OKTOBER 2020 | 13:04 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penangkapan delapan orang pimpinan dan inisiator Koalisi Aksi Menyelematkan Indonesia (KAMI) oleh Polisi bakal terus memperkuat gerakan.

Begitulah yang diungkapkan Deklarator dan Komite Politik KAMI, Gde Siriana Yusuf, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (15/10).

Gde Sirianan mengatakan, sangkaan melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang diberikan kepada 8 orang pimpinan dan inisiator KAMI adalah bentuk intimidasi penguasa.

"Saya yakin semua deklarator dan aktivis KAMI di berbagai daerah tidak akan pernah gentar dengan intimidasi, teror dan ejekan (lewat UU ITE) penguasa," ujar Gde Siriana.

Lebih lanjut, Aktivis Bandung Intiative ini mengaku siap untuk terus berjuang menyelamatkan Indonesia dari kondisi dan situasi sosial, politik, hukum hingga ekonomi yang dikerjakan pemerintah sekarang ini.

"KAMI siap penuhi ruang penjara kalian. KAMI terus berjuang untuk selamatkan Indonesia," demikian Gde Siriana Yusuf mengakhiri.

Sebelumnya, Polri telah menangkap delapan orang yang tergabung dalam KAMI. Empat orang yang diamankan di Medan dan telah ditetapkan sebagai tersangka antara lain Juliana, Devi, Khairi Amri dan Wahyu Rasari Putri.

Sedangkan empat orang lainnya diamankan di Jakarta. Diantaranya, Anton Permana, Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat dan Kingkin. Yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dari empat orang ini ialah Kingkin.

Populer

Yusril Ihza Mahendra: Presiden Saja Tidak Berwenang Berhentikan Kepala Daerah, Apalagi Instruksi Mendagri

Kamis, 19 November 2020 | 19:45

Dukung Habib Rizieq, Natalius Pigai: Jokowi Remehkan Saya Tanpa Tahu Kecerdasan Mutiara Timur

Sabtu, 21 November 2020 | 04:40

Imbas Penurunan Baliho Habib Rizieq Shihab, Mujahid 212 Minta Pangdam Jaya Buka Ruang Dialog

Jumat, 20 November 2020 | 21:56

Bobby Nasution Katakan 'Cina', Etnis Tionghoa Medan Merasa Tersakiti

Senin, 23 November 2020 | 14:23

Singgung Ceramah Habib Rizieq, Putri Gus Dur: Saya Muslim, Saya Menolak Diatasnamakan Untuk Kekejian

Rabu, 18 November 2020 | 11:57

Pintu Sudah Terbuka, PKS Sarankan Habib Rizieq Bertandang Ke Kediaman Maruf Amin

Sabtu, 21 November 2020 | 10:58

Kekuatan Politiknya Meredup, Kans JK Antarkan Anies Merebut Kursi RI 1 Makin Kecil

Sabtu, 21 November 2020 | 22:14

UPDATE

13 Kardinal Baru Dilantik Paus Fransiskus, Salah Satunya Afrika-Amerika Pertama

Minggu, 29 November 2020 | 06:41

Saatnya Pemerintah Realisasikan Tujuan Pembentukan UU Ciptaker

Minggu, 29 November 2020 | 06:40

Luhut Ingin Anggaran KKP Rp 6,65 Triliun Jadi Penggerak Roda Ekonomi

Minggu, 29 November 2020 | 06:23

Perang Twit Dengan Senator Republik, Mantan Kepala CIA Kritik Pembunuhan Ilmuwan Fakhrizadeh

Minggu, 29 November 2020 | 06:19

Kutuk Pembunuhan Sadis Keluarga Di Sigi, Romo Benny: Negara Harus Hadir Berikan Rasa Aman

Minggu, 29 November 2020 | 05:59

Survei TerUKUR: Paslon SanDi Unggul di Pilkada Malang

Minggu, 29 November 2020 | 05:46

APBN Proyek

Minggu, 29 November 2020 | 05:21

Terima Laporan Satgas Covid-19, Polresta Bogor Segera Panggil Dirut RS Ummi

Minggu, 29 November 2020 | 04:56

Hari Ini, KPU Tangsel Targetkan Pelipatan Kertas Suara Sudah Selesai

Minggu, 29 November 2020 | 04:37

MAA: Adat Aceh Alami Degradas Nilai

Minggu, 29 November 2020 | 04:25

Selengkapnya