Berita

Diduga pelaku pembakar halte busway/Net

Politik

Pembakar Halte Transjakarta Sudah Profesional?

MINGGU, 11 OKTOBER 2020 | 12:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pembakaran sejumlah halte Transjakarta saat unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja diduga sudah terencana. Bahkan warganet menduga kuat ada pihak-pihak tertentu yang sengaja mendalangi aksi anarki itu.

Hal tersebut terungkap lewat foto yang beredar di lini masa Twitter dan langsung menjadi viral. Dari foto tersebut memperlihatkan empat terduga pelaku pembakaran yang sangatlah terlatih. 

Terlatih yang dimaksud oleh warganet adalah penggunaan pakaian serba hitam oleh pelaku. Selain itu, pelaku juga menggunakan sarung tangan yang disebut warganet sebagai cara menghilangkan bukti sidik jari.


"Terungkap! Pembakar Fasilitas Umum DKI Jakarta Saat Demo UU Cilaka, Pelaku "Profesional" Tau Sidik Jari, BY DESAIN?" duga pengiat sosial @MaspiyuO seperti dikutip redaksi, Minggu (11/10). 

Netizen lainnya turut mengamini dugaan kesengajaan tersebut. Mayoritas mempertanyakan peranan dan keberadaan aparat kepolisian. 

"Di foto ini jumlahnya hanya beberapa orang. Mengapa polisi di lokasi membiarkannya? @DivHumas_Polri," timpal warganet dengan nama akun @basoamir.

Namun demikian, dugaan tersebut masih harus diuji kebenaran faktualnya. Sehingga tidak membuyarkan konsentrasi pengusutan yang tengah dilakukan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya