Berita

Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR dari Fraksi PKS, Bukhori Yusuf/Net

Politik

Pertanyakan Keberadaan Draf Asli UU Ciptaker, Bukhori Yusuf: Kami Sudah Bersurat, Dimana Barang Itu?

SABTU, 10 OKTOBER 2020 | 11:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Fraksi PKS sudah melayangkan surat secara resmi untuk meminta draf asli omnibus law UU Cipta Kerja yang sudah disahkan pada Rapat Paripurna DPR, Senin (5/10).

Sebab, hingga saat ini PKS belum mengetahui dimana draf asli omnibus law UU Ciptaker itu. 

Demikian disampaikan anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR dari Fraksi PKS, Bukhori Yusuf saat menjadi narasumber diskusi Polemik bertajuk "Pro Kontra UU Cipta Kerja", Sabtu (10/10).


"Saya secara pribadi maupun Fraksi PKS secara tertulis meminta naskah yang sudah ditandatangani yang kemudian diketok di Paripurna sehingga menjadi UU. Mana itu barangnya, sampai hari ini kami belum mendapatkannya?" kata Bukhori.

Menurut Bukhori, dirinya khawatir apabila draf omnibus law UU Cipaker yang sudah disahkan itu berbeda-beda. Sehingga nantinya akan menjadi timbul masalah baru.

"Misalnya kami membahas ini (draf UU Ciptaker) tentunya boleh jadi terjadi berbagai macam perbedaan, kenapa? Boleh jadi draf naskah yang ada di saya bisa jadi berbeda. Karena draf yang pasti itu belum diberikan," tuturnya.

Atas dasar itu, untuk meminimalisir kesalahpahaman antar satu dengan yang lainnya, diharapkan DPR segera memberikan draf asli UU Ciptaker yang telah disahkan di Paripurna kepada semua fraksi dan masyarakat.

"Agar meminimalisir perbedaan kesalahpahaman. Saya sangat menyayangkan dan seharusnya hal ini tidak boleh terjadi," pungkas Bukhori.

Selain Bukhori, hadir secara virtual dalam diskusi daring tersebut antara lain Ketua Departemen Komunikasi dan Media KSPI, Kahar S. Cahyo; Wakil Ketua Umum KADIN Bidang Ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial, Anton J. Supit, dan pakar hukum UAI, Suparji Ahmad.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

ANTAM Pertahankan Posisi di Tiga Indeks ESG KEHATI Periode Juni–November 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:22

Dari Korupsi BGN ke RUU HAM: Meninjau Korban yang Terlupakan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:02

KSAU Resmikan Skadron Udara 18 di Lanud Halim, Perkuat Dukungan Penerbangan Kenegaraan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:01

Pimpinan DPR Siap Temui Mahasiswa yang Demo di Parlemen Hari Ini

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:57

PGN Gelar Program Bedah Dapur GasKita 2026 demi Manjakan Pelanggan

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:45

KPK Dalami Peran Mertua Menpora Dito Ariotedjo dalam Skema Kuota Haji 50:50

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:42

BPJPH dan ESQ Siapkan SDM Tangguh Hadapi Wajib Halal 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:37

Sugiono Sampaikan Salam Prabowo untuk Putin, Minta Maaf Absen di KTT ASEAN-Rusia

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:35

Harga Minyak Dunia Stabil saat Selat Hormuz Kembali Dibuka

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:27

93 Sekolah Rakyat Permanen Hampir Rampung, Mensos Imbau Pemda Perkuat Kolaborasi

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:09

Selengkapnya