Berita

Kapolda Banten Irjen Fiandar usai tangani dmeonstran/RMOLBanten

Presisi

Aksi Tolak Omnibus Law Ricuh, Polda Banten Amankan Lima Demonstran

RABU, 07 OKTOBER 2020 | 01:47 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengkonfirmasi telah menangkap lima orang massa aksi dari aliansi Geger Banten yang melakukan unjuk rasa menolak pengesahan Omnibus Law Undang Undang Cipta Kerja.

"Lima orang kita tangkap, masih kita periksa, kita dalami keterlibatan sejauh mana, yang jelas mereka melakukan aktivitas perlawanan terhadap petugas," terang Kapolda Banten Irjen Fiandar, Selasa (6/10) seperti diberitakan Kantor Berita RMOLBanten.

Menurut Kapolda, dari lima yang ditangkap ada mahasiswa, pelajar juga pedagang. Fiandar menyebut aksi mahasiswa sudah ada yang disusupi.


"Eksternal di luar mahasiswa, ada pedagang ada pelajar SMA segala macam nanti kita dalami apa kira-kira motivasi dan lainnya. Ini yang sedang kita dalami link-nya kemana dan sebagainya," ujarnya.

Terkait kericuhan yang terjadi, Fiandar menjelaskan, pihaknya sudah melakukan aksi  persuasif sampai jam 18.00 WIB sore.

"Kita sudah beri kesempatan padahal menurut undang-undang dia tidak ada pemberitahuan jangankan jam 18.00 WIB seketika pun bisa dibubarkan, tapi kita persuasif," ujarnya.

"Sampai jam 18.00 WIB ternyata bandel dan sudah kami beri kesempatan juga, ketika akan dibubarkan malah melakukan pelemparan menggunakan petasan mercon, melempar batu dan sebagainya," ujarnya.

Polisi juga sudah meminta bantuan kepada pihak rektorat kampus melalui pembantu rektor untuk meminta mahasiswa keluar dan membubarkan diri tapi tidak mau.

"Jadi yang terakhir, kita melakukan upaya paksa juga dengan membubarkan mereka, sekarang sudah bubar, mudah-mudahan besok tidak ada aktivitas lain. Situasi saat ini sudah aman," demikian Fiandar.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya