Berita

Bagir Manan/Net

Politik

Bagir Manan: Perlu Gotong Royong Hadapi Pandemi Covid-19

SABTU, 03 OKTOBER 2020 | 01:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tokoh pers senior Bagir Manan memiliki sejumlah pertanyaan mengenai munculnya pandemi Covid-19 ini yang memporak-porandakan seluruh aspek kehidupan sosial masyarakat, ekonomi dan juga politik.

Dia mempertanyakan aspek apa saja yang mempengaruhi dalam kehidupan masyarakat akibat adanya pandemi Covid-19 ini.

“Atas aspek apa bencana ini? Apakah aspek penyakit? Aspek kesehatan? Ataukah juga sudah tali temali dengan aspek lain? Misalnya aspek ekonomi aspek keuangan aspek politik dsb,” kata Bagir acara diskusi virtual bertajuk ‘Menjaga Harapan Masyarakat Di Tengah Bencana’, Jumat (2/10).


Bagir mengatakan, jika seluruh masyarakat percaya bahwa wabah virus corona baru ini tidak hanya dilihat dari aspek bencana kesehatan semata, maka, cara menghadapinya tidak cukup hanya berbicara pada aspek kesehatan saja.

“Meskipun pada aspek penyakit itu bisa diatasi, insya Allah faktor-faktor lain bisa kembali normal,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Bagir, jika bencana kesehatan ini telah menyangkut hampir semua urusan berbangsa dan bernegara. Dia mempertanyakan siapakah yang mesti bertanggung jawab.

“Siapa yang mesti mengatasinya? Siapa mesti yang bekerja? Saya berpendapat bahwa kita semua harus bekerja tidak lagi dalam pengertian masing-masing bekerja, tapi diperlukan kerjasama. Terjadi satu kegotong-royongan mengatasi masalah ini,” katanya.

Kerjasama dan gotong royong untuk menghilangkan pandemi Covid-19 ini harus dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat, yakni pemerintah, masyarakat, institusi sosial termasuk juga pers.

“Tiga komponen ini harus bekerja sama terpadu dalam rangka mengatask itu. Tidak cukup kalau kita sudah bekerja keras di masing-masing tempat kita,” tandasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya