Berita

Mantan Jurubicara Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Adhie Massardi/RMOL

Politik

Mantan Jubir Gus Dur: Bau PKI Masih Bisa Dicium

KAMIS, 01 OKTOBER 2020 | 15:14 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Keberadaan Partai Komunis Indonesia (PKI) masih terasa meski berdasarkan cacatan sejarah menyebut telah diberangkus di Tanah Air.

Menurut mantan jurubicara Presiden Abdurahman Wahid, Adhie Massardi, bau-bau PKI saat ini masih bisa dicium lantaran terdapat fakta-fakta yang menjurus ke sana.

Hal itu makin menguat tatkala hubungan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang merupakan negara komunis sangat harmonis dengan Indonesia.


“Dengan begitu, wajar kita menilai ada neo komunis masuk ke dalam sel-sel kita,” kata Adhie dalam program Tanya Jawab Cak Ulung yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (1/10).

Fakta-fakta lain yang menjurus adanya neo PKI yakni maraknya buzzer berseliweran di sosial media yang kerjanya mem-bully dan menghina ulama, bahkan sampai menistakan agama Islam. Ia memberi contoh, salah satunya aktivis sosial media Deny Siregar yang menyebut anak-anak sebagai calon teroris.

“Itu sama di China (sebagai negara komunis), ada pengolok agama,” tekan Adhie.

Di Indonesia sendiri, kata Adhie, memiliki sejarah panjang soal komunis. Yang kental dan telah diketahui bersama oleh mayoritas publik yakni komunis di Indonesia melalui PKI adalah anti-Islam.

“Proses dibuatnya RUU HIP dan kemudian jadi BPIP itu mengonfirmasi bahwa bau-bau komunis itu masih ada,” pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya