Berita

Kapolda NTB, Muhamad Iqbal/RMOL

Presisi

Cegah Klaster Pilkada, Polda NTB Bikin Lomba Kampanye Sehat Bagi Para Paslon

RABU, 30 SEPTEMBER 2020 | 22:29 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Upaya dan terobosan kreatif Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mencegah penularan Covid-19 saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) terus dilakukan. Setalah ajak Paslon berkomitmen mematuhi protokol kesehatan, kini Polda NTB membuat lomba Kampanye Sehat Pemilukada 2020.

Kapolda NTB Irjen Mohammad Iqbal menjelaskan, gagasan ini bertujuan untuk menstimulus kreativitas para paslon dalam berkampanye. Iqbal menekankan, ada banyak cara kampanye yang lebih sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

“Mau tak mau harus dilakukan cara kreatif,” kata Kapolda NTB Irjen Mohammad Iqbal kepada wartawan, Rabu (30/9).


Karena, Iqbal mengingatkan, disaat pandemi Covid-19 yang hingga kini belum ditemukan vaksinya, kalau ada Paslon nekat memaksakan kampanye model lama dengan dasar kerumunan massa, bisa terkena sanksi dari teguran, adminitrasi hingga pidana.

’’Akan ada hadiah. Dan pemenang diumumkan seusai coblosan. Agar tidak ada nuansa politis dari lomba ini. Karena ini memang murni upaya kami bersama untuk mencegah terjadinya klaster baru,’’ imbau Iqbal.

Mantan Kadiv Humas itu menambahkan, yang menjadi dewan nantinya selain polisi, adalah perwakilan masyarakat, KPU, Bawaslu, dan TNI. Penilaian pemenang juga dipastikan objektif didasari sejumlah parameter.

Seperti dari sisi parameter terkait dengan protokol kesehatan. Seperti adakah ketersediaan satgas dalam tim pemenangan, kemudian efektivitas kampanye kreatif yang digelar, dan seberapa banyak upaya kampanye kreatif itu menghindarkan dari kerumunan massa.

’’Bentuknya bebas. Silakan, apa saja, asal tidak melanggar protokol dan ketentuan hukum yang berlaku,’’ tambahnya. ​Mau secara daring. Mau dengan model pemberian flyer visi-misi secara massif. Atau membuat rubrik tanya-jawab interaktif di media-media. Silakan saja. Kami tantang kreativitas tim sukses para paslon,’’ terangnya.

Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar mengapresiasi langkah Polda NTB dalam menginisiasi lomba.

Fritz menilai, Polda NTB cukup proaktif dalam mengaplikasikan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) dan aturan lainnya.

"Secara tidak langsung agar mematuhi terkait dengan peraturan yang sudah ada dan melakukan inovatif. Karena ini lomba dalam satu sisi mengajak masyarakat dan paslon," kata Fritz.

Fritz memandang kegiatan tersebut merupakan bagian dari usaha negara dalam melaksanakan kampanye dengan aman sesuai protokol kesehatan Covid-19. Dia juga menyoroti tema Lomba Sehat yang berkepanjangan dari Sukses, Harmonis dan Transparan.

Ketua Bawaslu NTB M Khuwailid menambahkan, kegiatan ini sebuah iktikad baik untuk tercapainya pemilu yang aman dari penyebaran virus Covid-19.

Dia menganggap harus ada stimulus dari berbagai pihak untuk mengubah budaya kampanye tatap muka yang selama ini sudah mengakar.

Dia juga memprediksi lomba ini bisa menekan pertumbuhan Covid-19 di NTB.

"Kami menangkap spiritnya mestinya ke situ, dia harus berdampak pada pengurangan volume atau intensitas kampanye dalam bentuk tatap muka atau pertemuan terbatas," tegas Khuwalid.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya