Berita

Anggota Komisi III DPR, Hinca Pandjaitan/Repro

Politik

Mantu Jokowi Tarung Pilkada, Hinca Pandjaitan Minta Kapolri Perintahkan Anak Buahnya Netral

RABU, 30 SEPTEMBER 2020 | 17:53 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan meminta Kapolri Jenderal Idham Azis memerintahkan sekaligus mengingatkan Kapolda Sumatera Utara dan Kapolrestabes Medan untuk bersikap netral pada saat gelaran Pilkada di Kota Medan.

Hinca menjelaskan, terdapat 23 Pilkada di Sumatera Utara, namun yang mendapat perhatian publik ialah Pilwalkot Medan dimana ada pertarungan menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution-Aulia Rachman melawan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi.

“Karena memang disana head to head,” kata Hinca saat Rapat Kerja Komisi III dengan Polri, Rabu (30/9).


Hinca kemudian mengapresiasi, penekanan Kapolri Jenderal Idham Azis melalui Surat Telegram (TR) bahwa Polri netral dalam Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 mendatang.

Surat telegram bernomor ST/2544/VIII/RES.1.24./2020 per tanggal 31 Agustus 2020 itu mengatur soal netralitas dan profesionalisme pelaksanaan pelayanan masyarakat, khususnya di bidang penegakan hukum untuk menghindari konflik kepentingan dan pemanfaatan kepentingan politik oleh kelompok tertentu.

“Terima kasih ada Telegram penguatan ini untuk netral. Mudah-mudahan apa yang diarahkan oleh pak Kapolri, Polri bisa netral disana,” harap Hinca.

Sebelumnya secara tegas Kapolri Jenderal Idham Azis mengingatkan seluruh anggotanya tidak boleh bermain politik praktis. Apalagi tahapan kampanye Pilkada 2020 sudah dimulai.

Para peserta pemilu akan berusaha memikat pemilih agar memilih mereka pada hari pemungutan suara 9 Desember 2020.

Menurut Idham, tugas Polri hanya mengamankan jalannya tahapan pilkada. Artinya tidak boleh ada upaya dukung mendukung pasangan calon tertentu yang sifatnya memperlihakan Polri tidak netral.

"Kalau ada yang melanggar perintah saya, maka saya akan copot dan proses melalui propam baik disiplin ataupun kode etik," tegas Idham dalam keterangannya, Sabtu (26/9).

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya