Berita

Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Netty Prasetiyani Aher/Net

Politik

Tidak Sigap Hadapi Covid-19, Netty Prasetiyani: Wajar Media Asing Menilai Menkes Gagal

SABTU, 26 SEPTEMBER 2020 | 11:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penilaian media asing terhadap Kementerian Kesehatan RI yang dinilai tidak sigap dalam menangani pandemi Covid-19 yang terus meningkat merupakan sebuah kewajaran. Pasalnya, Kemenkes merupakan institusi yang memang harus bertanggungjawab atas penanganan pandemi Covid-19 di tanah air.

Demikian disampaikan anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Netty Prasetiyani Aher dalam keterangannya, di Jakarta, Sabtu (26/9).

"Saya pikir wajar jika media asing menyoroti Kementerian Kesehatan sebagai pihak yang bertanggungjawab atas buruknya pengelolaan pandemi di Indonesia," ujar Netty.


"Bagaimana tidak dianggap gagal jika kurva Covid-19 makin meningkat tajam, angka positif dan kematian makin tinggi, bahkan terus saja mencetak rekor baru, zona merah makin meluas, sementara nakes dan fasilitas kesehatan makin kedodoran menghadapi pandemi," imbuhnya.

Menurut Netty, media asing berpikir bahwa Menkes Terawan Agus Putranto seharusnya adalah orang kuat di balik penanganan pandemi, memiliki kewenangan dan otoritas besar serta didukung anggaran ratusan trilliun rupiah.

"Jadi ada benarnya jika mereka menimpakan beban kesalahan itu pada Menkes dan Kementerian Kesehatan yang dianggap sebagai leading sector," ujarnya.

Namun, Ketua Tim Covid-19 FPKS DPR ini justru mempertanyakan, apakah benar jika kegagalan penanganan pandemi sepenuhnya kesalahan Menkes.

"Sejak awal sudah saya sampaikan bahwa penanganan pandemi ini harus berbasis kesehatan sebagai akar masalah. Oleh karena itu, seharusnya yang diberi kewenangan dan otoritas mengatur adalah Menkes. Lembaga yang menjadi leading sector dan diberi anggaran besar adalah Kementerian Kesehatan," tuturnya.

"Lalu ada dukungan antar lembaga dan kementerian serta partisipasi masyarakat dengan informasi yang tinggi dalam berkolaborasi melawan pandemi. Dan terakhir, semua elemen itu harus di-orkestrasi dengan benar oleh Presiden," sambung Netty.

Penanganan pandemi yang setengah-setengah antara kesehatan dan pemulihan ekonomi, menurut Netty, seperti program dan pembiayaan yang tidak fokus pada stimulus mengatasi persoalan kesehatan.

"Bahkan anggaran Kemenkes untuk penanganan pandemi terbilang kecil dan proses pencairan pun berbelit," sesalnya.

Oleh karena itu, jika media asing menyorot Menkes berkinerja buruk, sebaiknya menjadi bahan introspeksi untuk Indonesia.

"Sudahkah arahan, kewenangan dan otoritas diberikan? Jangan sampai kita membenarkan penilaian orang luar, sementara persoalan utamanya adalah kurangnya kepemimpinan transformatif yang mampu mengharmonisasikan semua perangkat," tutup Netty.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya