Berita

Mendikbud Nadiem Makarim/Net

Politik

Di Hadapan DPR, Tahun 2021 Nadiem Tegaskan Tidak Ada Perubahan Kurikulum

RABU, 23 SEPTEMBER 2020 | 17:24 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menegaskan tidak ada perubahaan kurikulum untuk tahun ajaran 2021 sebagaimana adanya polemik perihal penghapusan mata pelajaran sejarah untuk tingkat SMA/SMK.

Penegasan tersebut terlontar dari Nadiem saat rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu(23/9).

“Tahun 2021 tidak akan ada perubahan kurikulum nasional. Tahun 2021 tidak akan ada penyederhanaan yang bersifat nasional,” tegas Nadiem.


Mantan CEO Gojek ini mengatakan, sekolah dan guru penggerak merupakan program prioritas dari Kemendikbud. Pihaknya akan fokus pada pembinaan terhadap guru dan sekolah.

“Kami akan fokus membina ribuan sekolah penggerak, untuk menjadi contoh-contoh awal perubahaan pelatihan guru identifikasi, dan distribusi gueu penggerak dan program kepsek penggerak. Ini akan jadi fokus GTK,” katanya.

Selanjutnya, kata Nadiem, Kemendikbud akan mendukung program sekolah penggerak dadi aspek kurikulum. Adapun penyederhanaan kurikulum akan dilakukan Balitbang guna meningkatkan sekolah penggerak bukan penyederhanaan kurikulum secara nasional.

“Balitbang akan mendukung dari sisi melakukan prototyping untuk bermutasi kurikulum perbaikan, penyederhanaan kurikulum. Jadi, fokusnya akan di sekolah penggerak bukan dalam skala nasional,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya