Berita

Sekretaris Fraksi PPP DPR RI Achmad Baidlowi/Net

Politik

OPM Sedang Caper, PPP: Presiden Jokowi Perlu Penegasan Tentang Kedaulatan NKRI Di Hadapan PBB

SELASA, 22 SEPTEMBER 2020 | 18:03 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Publik beranggapan Organisasi Papua Merdeka (OPM) tengah cari perhatian PBB jelang sidang umum dengan melakukan upaya penyerangan terhadap sejumlah anggota TNI di Papua dalam beberapa waktu terakhir.

Oleh karena itu, sejumlah elemen masyarakat meminta agar Presiden Joko Widodo dapat menyampaikan secara tegas kepada negara-negara di dunia dalam pidatonya di sidang umum PBB terkait ancaman keamanan dari OPM.

Sekretaris Fraksi PPP DPR RI Achmad Baidlowi pun turut mengamini masukan tersebut, agar Presiden Jokowi memberikan ketegasan kepada seluruh negara di dunia bahwa penyerangan terhadap anggota TNI di Papua merupakan ulah kelompok kriminal bersenjata (KKB).


“Perlu penegasan tentang kedaulatan NKRI bahwa itu ulah KKB yang hanya ingin mengusik ketenangan masyarakat Indonesia,” ucap Awiek kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (22/9).

Selain itu, anggota Komisi VI ini juga berharap Presiden Jokowi juga menyampaikan pesan solidaritas kemanusiaan di tengah pandemi Covid-19 ini.

Hal itu penting disampaikan, kata Awiek, lantaran saat ini butuh kerjasama seluruh negara-negara di dunia untuk bergotong royong memerangi Covid-19.

“Kehadiran negara untuk saling membantu menangani masalah ini harus ditekankan. Termasuk juga berbagi pengalaman dalam penanganan wabah kesehatan ini," katanya.

"Selain itu pemulihan ekonomi dan penanganan kesehatan masyarakat yang harus dilakukan secara bersamaan perlu juga mendapatkan ulasan,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya