Berita

Tim pelatih PSIS Semarang/RMOLJateng

Sepak Bola

Liga 1 Tinggal Hitungan Hari, PSIS Genjot Taktikal Lini Depan

SELASA, 22 SEPTEMBER 2020 | 15:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Menjelang kembali bergulirnya lanjutan Liga 1 2020 yang hanya tinggal hitungan hari, PSIS Semarang terus kebut peningkatan kemampuan taktikal pemain. Khususnya meningkatkan daya dobrak lini depan.

Pelatih PSIS, Dragan Djukanovic mengatakan, pihaknya kembali mengasah taktik para pemain usai libur akhir pekan. Menurut Dragan, semua pemain yang sudah di Semarang mengikuti sesi latihan dengan penuh keseriusan.

Namun, beberapa pemain masih berlatih terpisah karena terkendala kebugaran. Seperti Septian David Maulana dan Fredyan Wahyu Sugiantoro yang harus mendapat perawatan di tepi lapangan.


"Hari ini kami sudah fokus ke taktikal sebelum kompetisi berjalan. Tentu ada beberapa evaluasi, untuk lini belakang sudah bagus namun tetap harus ada beberapa sedikit perbaikan," kata Dragan, Selasa (22/9), dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Ditambahkan Dragan, pihaknya akan memaksimalkan latihan untuk lini depan. Dia ingin pemain dapat memperhatikan ritme permainan.

Menurutnya, pemain di lini depan masih perlu lebih sabar. Khusus lini depan, persiapan tim masih perlu dikebut lagi.

"Pasalnya ketika kami menyerang berarti kami menguasai permainan, jadi paling tidak pemain harus melihat dahulu bagaimana celah pemain belakang lawan. Itu pekerjaan yang harus diselesaikan sebelum Liga 1 jalan," jelas dia.

Dragan menegaskan, ia ingin pemain PSIS memainkan sepak bola modern dengan banyak variasi serangan ketika memasuki daerah pertahanan lawan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya