Berita

Presiden RI, Joko Widodo/Net

Politik

Corona Makin Parah, Reshuffle Kabinet Harus Dipercepat Dan Jangan Sampai Ditunda

SABTU, 19 SEPTEMBER 2020 | 09:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Joko Widodo seharusnya mempercepat dan tidak menunda rencana reshuflle kabinet untuk memperbaiki penanganan pandemik Covid-19 yang semakin hari belum juga menunjukkan perbaikan.

Karena itu, kinerja menteri terkait yang mengecewakan sudah seharusnya diganti alias dicopot.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Sabtu (19/9).


"Performansi kinerja mengecewakan Presiden, terlebih secara terbuka Presiden berulang kali sampaikan keluhan, maka reshuflle seharusnya tidak perlu ditunda," kata Dedi Kurnia.

"Membaca kondisi pandemi yang tidak kunjung melandai, Presiden seharusnya lakukan reshufle," sambungnya.

Menurut dosen Universitas Telkom ini, Presiden Jokowi sudah sangat menggangu menteri-menteri yang berkinerja mengecewakan itu. Mengingat, penanganan pandemi di tanah air harus ditingkatkan.

"Ganti menteri yang seharusnya berkontribusi pada penanganan pandemi tetapi tidak perform," ujar Dedi Kurnia.

Bangsa ini memiliki tokoh potensial yang sangat banyak. Jokowi tidak akan kehabisan pilihan.

IPO, kata Dedi, mengusulkan agar menteri-menteri terkait yang seharusnya memiliki tanggungjawab dalam penanganan Covid-19 dan tidak menunjukkan performa, sepatutnya direshuflle. 

"Paling berpengaruh terhadap upaya penanganan Menkes, Menaker, Mensos, dan Mendikbud," ucapnya.

Kendati begitu, Dedi mengatakan itu semua tergantung Presiden Jokowi yang mempunyai hak prerogatif penuh untuk melakukan reshuffle kabinet.

"Tapi kembali lagi, itu hak Presiden," tandasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

OIKN Siapkan Rangkaian Prosesi Penghormatan dan Pemakaman Troy Pantouw

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:25

Tugu Koperasi Tasikmalaya Direvitalisasi Jadi Cagar Budaya Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:18

BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi di Beberapa Perairan Indonesia

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:11

Lesley Simpson Racik Drama Psikologis Bunga di Tepi Jurang

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:05

Indonesia Harus Terdepan Gerakkan Dunia Internasional Selamatkan Gaza

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00

SMRC Catat Kepuasan Publik terhadap Prabowo Turun 30 Persen

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:58

Mantri BRI Jangkau Masyarakat Pegunungan Toraja Utara Hadirkan Layanan Perbankan

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:28

Sudaryono Jangan Sesatkan Publik soal Mitos Telur Penyebab Bisul

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:19

KPK Usut Dugaan Suap ke Pejabat Pemkot Bengkulu

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:12

Kemenkes Perluas Skrining HIV, Putus Rantai Penularan di Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 12:42

Selengkapnya