Berita

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Aria Bima/Net

Politik

Erick Thohir Panggil Ahok Usai Bikin Gaduh, DPR: Memang Harus Didinginkan

SABTU, 19 SEPTEMBER 2020 | 03:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sudah sepatutnya Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memanggil jajaran direksi maupun komisaris jika ada permasalahan internal.

Begitu kata Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Aria Bima ketika disinggung mengenai pemanggilan Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok oleh Erick Thohir pasca pernyataan kontroversialnya soal usulan pembubaran BUMN.

“Undang-undang kan mengatakan menteri sebagai pembina BUMN, sesuai undang-undang saja,” ujar Aria Bima ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (18/9).


Legislator Fraksi PDI Perjuangan ini menyambut positif langkah yang diambil Erick tersebut guna meminimalisir kegaduhan pasca munculnya video Ahok yang membongkar kebobrokan Pertamina.

Aria Bima berharap pertemuan keduanya dapat membangun suasana kondusif di perusahaan minyak milik negara.

“Saya kira sesuatu yang positif dari pertemuan itu. Harapannya ya mendinginkan, suasana kondusif kan seharusnya ada, namanya juga korporasi. Dinamika kan memang harus didinginkan," tandasnya.

Pertemuan Ahok dan Erick Thohir terjadi pada Kamis (17/9). Dalam pertemuan tersebut, Erick ingin mendengar langsung penjelasan dari Ahok terkait pernyataannya Ahok soal 'aib' Pertamina.

“Pak Menteri (Erick) memanggil Pak Ahok, kemarin ada video yang beredar dan viral, jadi Pak Menteri pengin mengklarifikasi saja dan menerima masukan dari Pak Ahok,” ujar Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya