Berita

Menko Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers virtual tentang pengendalian Covid-19 di 8 provinsi/Repro

Politik

Prediksi Luhut: Krisis Covid-19 Terjadi Hingga Tiga Bulan Mendatang

SABTU, 19 SEPTEMBER 2020 | 00:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Masa kritis penularan Covid-19 diprediksi akan masih berlanjut hingga tiga bulan mendatang.

Hal ini disampaikan Menko Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers virtual tentang pengendalian Covid-19 di 8 provinsi pada Jumat (18/9).

“Hingga Desember 2020, kita harus menjaga satu sama lain dan harus diupayakan jangan sampai ada outbreak (wabah),” ujar Menko Luhut.


Pemerintah, lanjut Luhut, telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin sebanyak 20 juta.

“Kita sudah dapat 20 juta dari Uni Emirat Arab dan akan mulai didistribusikan pada bulan Desember, yang kita ingin tambahkan 10 juta. Jadi 30 juta maka akan cukup,” imbuhnya.

Luhut menambahkan bila pada Januari 2021 Indonesia berhasil melakukan injeksi vaksin, maka penularan covid-19 di Indonesia akan dapat dikendalikan.

“Prioritas utama kita saat ini adalah petugas kesehatan. Ketika vaksin telah berhasil didapatkan, maka kita akan melakukan injeksi kepada seluruh petugas kesehatan di Indonesia,” katanya.

Di sisi lain, Menko dua periode ini berharap tidak ada lagi dokter maupun perawat yang menjadi korban dalam menangani pandemi Covid-19.

“Jangan sampai ada lagi dokter atau perawat kita yang menjadi korban. Setelahnya, vaksin akan diberikan kepada daerah Jawa dan Bali sebagai sumber penularan covid-19 tertinggi saat ini,” tegasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya