Berita

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono/Net

Presisi

Pelaku Penipu Online Anak Di Bawah Umur, Polri Ingatkan Orang Tua Awasi Kegiatan Daring Anak

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2020 | 22:47 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pelaku penipuan online yang menelan banyak korban di mana salah satunya anak Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep ternyata anak dibawah umur.

Keempatnya ialah AF, GR, MR dan DFY yang merupakan pelajar sekolah menengah pertama (SMP).

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan, Polri prihatin atas fenomena tersebut dan mengingatkan agar para orang tua mengawasi kegiatan anak ketika berselancar di dunia maya.


Terutama di masa pandemi Covid-19 di mana kegiatan belajar mengajar dilakukan secara virtual alias daring.

“Yang menjadi fenomenal para pelakunya adalah anak-anak di bawah umur. Tentunya ini yang menjadi catatan bahwasanya orang tua di rumah diharapkan dapat betul-betul untuk menjaga putra-putrinya dalam bermain medsos atau internet untuk selalu diawasi agar jangan terjadi kembali kejadian seperti ini,” kata Awi saat merilis kasus penipuan di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (18/9).

Sebelumnya, Sub Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri berhasil menangkap pelaku penipuan online dengan modus jual beli barang
edisi terbatas melalui Instagram, di mana salah satu korbanya adalah anak Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep.

Awi menyampaikan, kasus penipuan tersebut terungkap dari laporan salah satu korban pada 8 September 2020 bernama Nur Hermansyah.

Dari laporan tersebut, sambung Awi, penyidik menelusuri akun Instagram Lucky Cat Auction yang digunakan para pelaku untuk menawarkan barang edisi terbatas, di antaranya sandal dan sepatu.

Adapun pelaku yaitu empat anak dibawah umur yang masih bestatus pelajar SMP yang berhasil ditangkap di kawasan Medan, Sumatera Utara dan Aceh.

Awi mengatakan, para pelaku telah meraup keuntungan hasil penipuan lebih dari Rp 100 juta. Hasil kejahatan itu digunakan untuk membeli barang kebutuhan pribadi dan foya-foya.

Atas kejadian tersebut, para tersangka dijerat Pasal 45 a ayat 1 jo pasal 28 ayat 1 dan atau Pasal 51 ayat 2 jo Pasal 36 UU 19/2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11/2008 tentang ITE dan Pasal 379 KUHP jo Pasal 55 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun dan atau denda paling banyak Rp 12 miliar rupiah.

"Penanganan kasus anak-anak yang ditangani Direkorat Siber Bareskrim Polri ada dua kemungkinan. Pertama sesuai UU Perlindungan Anak dilakukan pembinaan kembali dan dikembalikan kepada orang tua, tentu dalam pengawasan Polri, dan kedua restorasi justice," pungkas Awi.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Matador Pulangkan Belgia di Menit Akhir

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:14

Pengadaan Batu Bara Belum Tentu Penyebab Blackout Sumatera

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:05

Ijazah Asli Jokowi Dipastikan Sama seperti Unggahan Dian Sandi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:45

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Jampidsus Febrie Resmi Mundur

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:23

Antara VAR dan Tuduhan Argentina Anak Emas FIFA

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:02

Pemerintah Dukung Kortastipidkor Usut Tuntas Perkara Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:35

Pernyataan Febrie Dinilai Upaya Kendalikan Narasi di Tengah Deretan Fakta

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:33

Demo Copot Jampidsus Febrie

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:24

Akademisi University Swedia Teliti Penanggulangan Bencana PMI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:11

Selengkapnya