Berita

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Aria Bima/Net

Politik

Ahok Ditantang Bongkar Seluruh Nama Direksi Dan Komisaris Titipan

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2020 | 17:03 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pernyataan Komisaris Utama PT Pertamina bahwa direksi dan komisaris perusahaan plat merah itu banyak titipan Kementerian harus dibuktikan. Salah satu caranya adalah Ahok menyebut nama-nama para petinggi BUMN yang jadi titipan tersebut.

Menurut Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Aria Bima, pernyataan Ahok yang membongkar kebobrokan perusahaan minyak milik negara itu di ruang publik dinilai kurang etis.

Aria Bima pun menantang Ahok untuk membongkar siapa saja direksi dan komisaris di Pertamina yang selama ini menjadi titipan. Pasalnya, DPR selaku mitra pemerintah tak mampu mengubah atau mencampuri urusan manajemen Pertamina.


“Mau dibongkar ya bongkar saja. Cuma, dia kan komisaris, itu organ perusahaan. Saya saja enggak bisa mencampuri DPR, Ahok kok repot mau dicopot siapa direksinya. DPR tidak bisa mencampuri. DPR terbatas,” kata Aria Bima kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (17/9).

Namun, legislator dari fraksi PDI Perjuangan ini meminta agar Ahok melakukannya dengan gaya yang santun, tidak kasar, dan dilakukan pada waktu yang tepat.

“Tapi ya, kalau dia bongkar itu ya kewenangan dia, memang tugasnya dia itu. Jangan hanya ngomong, laksanakan saja. Tapi, forumnya, timingnya, kepada siapa dia bicara soal pembongkaran itu (harus pas),” tegas Aria Bima.

“Ini bukan soal bongkar rumah atau bongkar rusun, ini kan bongkar korporasi dengan standar-standar yang memang bisa dipenuhi,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya