Berita

Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron/Net

Politik

Direksi Dan Komisaris Pertamina Titipan, Herman Khaeron: Enggak Perlu Dipersoalkan

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 | 14:05 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kebobrokan Pertamina dibongkar oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang notabene merupakan Komisaris Utama (Komut) di perusaahan plat merah tersebut. Ahok menyebutkan, direksi dan komisaris di Pertamina merupakan orang titipan dari kementerian lain.

Menyikapi hal tersebut, anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron mengatakan, Menteri BUMN memiliki wewenang untuk menunjuk direksi dan komisaris di sejumlah perusahaan plat merah. Bahkan, hal tersebut sudah ada payung hukumnya.

“Saham merah putih, saham negara itu didelegasikan kepada Menteri BUMN. Jadi beda dengan Komut lainnya di perusahaan swasta, mungkin Komut di swasta itu adalah sebagai owner,” kata Herman kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (16/9).


Terkait pernyataan Ahok yang menyebut direksi dan komisaris Pertamina adalah titipan kementerian lain, disanggah oleh Herman. Sebab, ada UU yang memperbolehkan Menteri BUMN menunjuk siapapun yang bakal jadi direksi dan komisaris.

“Sehingga Menteri BUMN memiliki kewenangan penuh untuk memformulasikan direksi di seluruh BUMN, sekaligus menunjuk komisaris sebagai pengawas perusahaan. Oleh karenanya, itu tidak boleh dipersoalkan, kan sesuai dengan UU,” jelasnya.

“Jadi Menteri BUMN menunjuk direksi atau menunjuk komisaris itu sudah termaktub dalam UU BUMN,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya