Berita

Diskusi Pilkada DKI Jakarta yang digelar KPJ/Net

Politik

Antisipasi Kekacauan, Koalisi Peduli Jakarta: Kami Dorong Pilkada DKI Digelar Pada 2022

MINGGU, 13 SEPTEMBER 2020 | 05:26 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Sesuai ketentuan Undang Undang 10/2016 tentang Pilkada, pelaksanaan pemilu serentak maju dari 2027 menjadi 2024.

Pada tahun 2024, akan diselenggarakan Pemilu serentak yaitu pemilu legislatif, pemilu presiden, dan pemilu kepala daerah.

Pada 2022, terdapat 101 kepala daerah yang berakhir masa jabatannya, dan 171 pejabat akan mengakhiri masa baktinya pada 2023. Para kepala daerah ini adalah hasil Pilkada 2017 dan 2018.


Salah satu daerah yang akan mengikuti Pemilu Serentak 2024 adalah DKI Jakarta.

Masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan berakhir pada Oktober 2022. Selanjutnya Pemprov DKI dipimpin pelaksana tugas (Plt) Gubernur yang berasal dari eselon I.

"Mencari Plt kepala daerah eselon 1 dari 101 daerah hasil pemilu 2017 dan 171 daerah hasil pemilu 2018 menjadi sukar di tengah konstelasi politik yang makin dinamis. Dimana Kemendagri sebagai lembaga yang otoritatif menunjuk Plt, harus bebas dari insinuasi politik” untuk menempatkan para pejabat Plt," kata Ketua Umum Koalisi Peduli Jakarta (KPJ) Amos Hutauruk dalam diskusi publik yang digelar Koalisi Peduli Jakarta Dan Kawal Pemilu Kita (KPK) bertajuk Pilkada DKI Jakarta sebagai Episentrum Perpolitikan Indonesia” di Gedung Joang 45, Jakarta Pusat, Sabtu (12/9).

Amos mengingatkan Pemilu Serentak 2024 berpotensi menimbulkan padatnya jadwal pencoblosan, penghitungan dan pengawasan suara pada hari H.

Berkaca dari Pemilu Serentak Pileg dan Pilpres 2019, jumlah petugas penyelenggara Pemilu yang meninggal dunia mencapai 894 petugas dan 5.175 petugas mengalami sakit.

"Pemilu Serentak 2024 rentan memakan korban jiwa di kalangan lembaga adhock. Belum lagi fenomena pandemi yang juga belum diketahui kapan akan berakhir," ungkap Amos.

Karenanya, kata Amos, KPJ bersama KPK dan koalisi masyarakat sipil yang lain, mendorong pemerintah lewat DPR agar menelurkan kebijakan yang relevan dengan memisahkan gelaran Pemilu Serentak 2024. Yakni pemisahan antara Pilpres, Pilkada, dan Pileg.

"Kami juga mendorong agar Pilkada DKI digelar pada 2022," ujar Amos.

Diskusi publik itu sendiri menghadirkan narasumber Komisioner KPU DKI Jakarta Nurdin, Komisioner Bawaslu DKI Jakarta Burhanuddin, Koordinator Nasional JPPR Alwan Ola Riantoby dan dipandu moderator Dondi Rivaldi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya