Berita

Petinggi Paguyuban Tunggal Rahayu usai diperiksa di Polres Garut/Istimewa

Nusantara

Bikin Resah Warga, Pimpinan Paguyuban Tunggal Rahayu Diperiksa Polisi

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2020 | 11:09 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Polres Garut memeriksa empat anggota aktif Paguyuban Tunggal Rahayu, termasuk Sutarman alias Cakraningrat sang pimpinan organisasi yang sempat membuat heboh masyarakat.

“Hari ini kami periksa lima orang. Ada empat anggota aktif dan S sebagai pimpinan,” ucap Kasatreskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng, Jumat (11/9), dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Namun, AKP Maradoba belum bisa menjelaskan hasil pemeriksaan karena masih berlangsung.


Sutarman datang ke Mapolres Garut bersama rekan-rekannya. Ia memakai pakaian berwarna putih lengkap dengan peci. Pakaiannya ditutup jaket loreng yang penuh dengan atribut. Di jaketnya terdapat lambang Garuda yang kepalanya menghadap ke depan.

“Inti pemeriksaan ini seputar perekrutan anggota, penggunaan uang, masalah lambang, dan titel beliau,” katanya.

Sutarman hingga kini masih berstatus saksi. Penyidik akan bergerak cepat dan melakukan gelar perkara usai pemeriksaan selesai untuk menentukan status Sutarman.

Dari hasil rapat Bakorpakem, Maradona mengatakan, semuanya sepakat untuk memproses hukum paguyuban ini. Masalah hukum hasilnya akan terlihat setelah proses penyidikan tuntas.

Dari hasil pemantauan, Maradona menyebut sudah tak ada aktivitas paguyuban di Cisewu dan Caringin. Sebagai organisasi, aktivitas Paguyuban Tunggal Rahayu dinilai ilegal karena belum mengantongi izin.

“Mereka mengajukan permohonan izin sejak Agustus 2019. Cuma sampai sekarang tidak dterbitkan izinnya karena ada dugaan pidana,” ucapnya.

Sementara itu, Sutarman alias Cakraningrat tidak memberikan komentar tentang pemeriksaannya di Polres Garut.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

UPDATE

Titik Terang di Beltim, PT Timah Diperbolehkan Beli Timah Rakyat

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:38

Mantri BRI Rela Terobos Kabut dan Jalan Terjal demi Jaga Asa Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21

Alunan Bella Ciao Iringi Pembubaran Demo BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:57

BEM UI: Kemerdekaan Indonesia Masih Semu

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:45

Serba-Serbi Demo, Intel Cegat Massa Tak Berseragam Merapat Barisan BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:39

Peringatan Dini BMKG Modal Penting Hadapi Karhutla

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:28

MES Siapkan Jurus Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:13

Budaya KKN dan Koncoisme Penghalang Cita-cita Merdeka

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:00

Waspada! El Nino Tahun Ini Lebih Kuat dari 2015

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:48

Said Abdullah: Rekam Jejak Destry-Aida Jadi Modal Pimpin BI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:38

Selengkapnya