Berita

Monas Jakarta/Net

Nusantara

Kembali Ke PSBB Total, Senator Jakarta: Tidak Ada Pilihan, Kita Harus "Mundur" Selangkah

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2020 | 13:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sudah enam bulan lebih pandemi Covid-19 mengganggu semua sendi kehidupan masyarakat. Namun, tanda-tanda penyebaran virus ini bisa dikendalikan belum juga tampak.

Pasalnya kasus positif Covid-19 di berbagai daerah terus bertambah dan sudah berada di angka 200 ribu. Jika kondisi seperti terus berlangsung dikhawatirkan potensi krisis kesehatan semakin besar dan ancamannya terhadap geliat sektor lain terutama ekonomi akan semakin nyata.

Untuk menghindari kondisi ini terjadi, sudah saatnya semua kebijakan pelonggaran dievaluasi kembali dan semua kebijakan negara fokus kepada sektor kesehatan.


Anggota DPD RI Fahira Idris mengungkapkan, salah satu hal yang cukup mengkhawatirkan dari terus menanjaknya jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia adalah tidak dibarengi dengan jumlah tes terutama dengan metode polymerase chain reaction (PCR) sesuai standar minimal yang disyaratkan WHO yaitu 1.000 tes per 1 juta penduduk per pekan.

Saat ini, baru Jakarta (lebih 4 kali lipat) dan beberapa provinsi lain yang sudah memenuhi standar WHO. Sementara masih banyak daerah di Indonesia jumlah tesnya belum memenuhi standar WHO.

Padahal tes massal disertai pelacakan (tracing) dan tindakan medis (treatment) atau sering disebut 3T menjadi urutan atau langkah yang harus ditempuh jika ingin mengendalikan penyebaran virus di sebuah wilayah.

"Setelah enam bulan ini, menjadikan kesehatan dan keselamatan sebagai fokus dalam penanganan Covid-19 idealnya sudah dalam tataran aksi. Salah satu parameternya kapasitas tes kita secara nasional minimal sudah memenuhi target WHO. Melihat kasus positif yang terus bertambah, kita tidak ada pilihan lain selain 'mundur' selangkah untuk mengevaluasi kembali berbagai kebijakan pelonggaran kegiatan dan pergerakan orang yang diterapkan saat ini," ujar Fahira Idris, Kamis (10/9).

Menurut Fahira, pengetatan kembali berbagai sektor dan pergerakan orang yang selama ini sudah dilonggarkan memang berkonsekuensi membuat produktivitas kita sebagai sebuah bangsa akan menurun atau mundur.

Namun, konsekuensi ini harus ditempuh pemerintah jika memang berkomitmen menjadikan kesehatan dan keselamatan masyarakat sebagai fokus utama dalam penanganan pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama 6 bulan lebih.

Oleh karena itulah, agar kemunduran di sektor ekonomi bisa tetap dikendalikan, pemerintah harus lebih cermat dan komprehensif menyusun strategi ekonomi terutama dalam menyalurkan stimulus ekonomi. Kunci dari stimulus ekonomi sebagai strategi memperkecil potensi terjadinya krisis ekonomi adalah tidak berbelit, cepat, dan tepat sasaran.

"Mau, tidak mau. Suka, tidak suka, fokus kepada sektor kesehatan untuk mengendalikan pandemi ini akan membuat sektor lain di luar kesehatan terutama ekonomi akan mundur selangkah. Namun percayalah, walau di sektor ekonomi kita mundur selangkah, tetapi ini adalah strategi agar 'kuda-kuda' ekonomi kita kuat sehingga mampu melompat dua langkah ke depan. Selama pandemi ini tidak bisa dikendalikan, maka selama itu juga ekonomi kita akan terganggu," tukas Senator Jakarta ini.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya