Berita

Anggota Komisi VI DPR RI, Mohammad Toha/Istimewa

Politik

Perusahaan BUMN Dikabarkan Nunggak Gaji 7 Bulan, DPR: Selamatkan Atau Bubarkan Sekalian!

SELASA, 08 SEPTEMBER 2020 | 15:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kabar adanya tunggakan gaji karyawan perusahaan pelat merah PT Industri Telekomunikasi Indonesi Tbk. (PT INTI) harus segera disikapi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir.

"Kementerian BUMN segera ambil sikap untuk menyelamatkan atau membubarkan sekalian,” kata anggota Komisi VI DPR RI, Mohammad Toha kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (8/9).

Tunggakan gaji yang dikabarkan terjadi selama tujuh bulan tersebut tentu menjadi hal yang miris. Sebab, PT INTI merupakan perusahaan yang mengedepankan teknologi, di mana hal itu penting di era industri 4.0 seperti saat ini.


“Untuk PT INTI, seharusnya diisi oleh orang-orang profesional karena kaitannya dengan industri strategis yang rumit dan canggih, yang potensinya seharusnya besar untuk maju. Tapi kok malah hampir collapse,” jelas politisi PKB ini.

Oleh karenanya, evaluasi menjadi hal wajib dilakukan Menteri Erick. Bagi Toha, persoalan ini tak bisa hanya sekadar melakukan perombakan struktur manajemen.

“Mengganti komisaris atau direktur pun tidak menyelesaikan masalah. Perlu ada penelitian lebih dalam terhadap roadmap, operasional, manajemen, struktur remunerasi, program dan budaya di perusahaan tersebut,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya