Berita

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule/Net

Politik

ProDEM: Negara Benar-benar Telah Bangkrut, Tapi Pemimpin Belum Sadar Diri

SELASA, 08 SEPTEMBER 2020 | 11:38 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kabar mengejutkan datang dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Di mana ada karyawan di salah satu perusahaan plat merah yang belum mendapat gaji sejak Februari 2020.

Pembayaran gaji belum dilakukan dengan alasan perusahaan mengalami kerugian bisnis yang menyebabkan arus kas negatif.

Kabar ini pun membuat Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule terheran-heran. Setidaknya, peristiwa ini membuat dirinya semakin yakin bahwa negara memang tengah merugi alias bangkrut.


“Gile! Sepertinya negara ini benar-benar telah bangkrut,” tuturnya kepada redaksi, Selasa (8/9).

Terlepas dari kebangkrutan BUMN tersebut, Iwan Sumule menyayangkan sikap pemimpin negeri ini yang belum juga sadar diri. Sebab negara yang kian bangkrut akan berbuntut pada perpecahan bangsa.

“Pemimpin negara, Jokowi, tak juga sadar diri untuk mundur, agar bangsa dan negara ini selamat dari perpecahan dan kebangkrutan,” ujarnya.

Iwan Sumule menekankan bahwa pada dasarnya meminta maaf kepada publik karena telah gagal memimpin bukan hal yang memalukan. Justru hal itu akan menambah wibawa karena ada nilai kejujuran yang layak diteladani.

“Mundur dan meminta maaf telah gagal dan tak mampu bukan aib,” tekannya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya