Berita

Anggota DPR RI dari Sumatera Barat, Guspardi Gaus/Net

Politik

Guspardi Gaus: Nilai Pancasila Itu Jati Diri Warga Minang, Ibu Puan Harus Paham Itu!

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2020 | 10:33 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Legislator asal Sumatera Barat, Guspardi Gaus angkat bicara mengenai pernyataan Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani yang menyinggung warga Sumatera Barat.

Guspardi menyayangkan pernyataan Puan Maharani yang seakan-akan menganggap warga Sumbar tidak pancasilais.

"Pertama, saya sangat menyayangkan seorang pejabat negara, petinggi partai mengeluarkan statemen yang menimbulkan kegaduhan bagi masyarakat," ujar Guspardi Gaus kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (3/9).


Politis Partai Amanat Nasional ini meminta Puan Maharani yang saat ini menjabat ketua DPR untuk kembali membaca sejarah bangsa.

"Saya minta kepada Ibu Puan untuk belajar sejarah, siapa pendiri bangsa ini, siapa yang merumuskan UUD dan Pancasila itu adalah tokoh yang berasal dari Sumatera Barat," tegasnya.

"Tidak mungkin orang Sumbar itu tidak Pancasila. Orang Sumbar itu paling pancasilais," tambah Guspardi Gaus.

Dia juga meminta agar Puan Maharani berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan yang justru menimbulkan polemik di kalangan masyarakat.

"Coba lihat mana ada kegaduhan yang muncul. Jadi oleh karena itu, hati-hatilah dalam menyampaikan statemen yang akan menyakiti masyarakat banyak," ucapnya.

Guspardi Gaus menegaskan, warga Minang sangat pancasilais terlebih sejumlah tokoh bangsa salah satunya Bung Hatta yang merupakan warga Minang, turut andil dalam memperjuangkan bangsa.

"Berkaitan dengan Pancasila ini, harusnya Ibu Puan paham, apa itu Pancasila. Pancasila itu kan yang lima dasar itu. Coba lihat nilai-nilai itu, itu yang dilaksanakan oleh masyarakat tanpa diberikan penataran, tanpa diberikan pemahaman, itu adalah jati diri orang Minang," tuturnya.

"Karena apa? Pendiri bangsa itu dari Minang, tentu nilai-nilai keminangan itu terbersit oleh inisiator, oleh para perumus Pancasila itu. Ini yang harusnya Ibu Puan paham, harus mengerti itu," tandas Guspardi Gaus menambahkan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya