Berita

Saleh Partaonan Daulay/Net

Politik

Saleh Daulay: Insentif Rp 600 Ribu Bagi Pekerja Jadi Tempat Promosi BPJS Ketenagakerjaan

KAMIS, 27 AGUSTUS 2020 | 01:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay menyampaikan adanya program pemerintah untuk memberikan insentif Rp 600 ribu kepada para pekerja yang gajinya di bawah Rp 5 juta per bulan jadi ladang promosi untuk BPJS Ketenagakerjaan.

“Makanya sekarang ini promosi juga bagi BPJS Ketenagakerjaan sebetulnya, supaya orang ramai-ramai ikut jaminan sosial ini,” kata Saleh dalam acara Indonesia Forum Bussiness di TVOne, Rabu (26/8).

Dia sempat mendapatkan sejumlah pertanyaan mengenai adanya insentif dari pemerintah yang hanya digelontorkan untuk 15,7 juta pekerja.


Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah pun menjawab pertanyaan tersebut dengan diplomatis.

“Kenapa sih jumlahnya 15,7 juta orang? Kenapa enggak 20 juta, 30 juta jawabannya ternyata menurut Menaker, jumlah pegawai buruh yang terdaftar di ketenagakerjaan, yang gajinya di bawah Rp 5 juta ya 15,7 juta itu,” katanya.

Sehingga politisi PAN ini berkesimpulan bahwa pekerja yang tercatat di BPJS Ketenagakerjaan dengan gaji di bawah Rp 5 juta dan mendapatkan bantuan dari pemerintah ini bisa menjadi ladang promosi bagi BPJS Ketenagakerjaan.

“Jadi sebetulnya semua pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan yang gajinya di bawah Rp 5 juta itu akan memperoleh bantuan jtu,” imbuhnya.

Namun, dia mewanti-wanti agar Kemenaker dan juga BPJS Ketenagakerjaan mencermati para pegawai yang betul-betul layak menerima bantuan dari pemerintah.

“Tetapi, kita harus berhati-hati jangan sampai angka yang sebesar itu malah justru ada di antaranya 2 juta saja yang datanya ndak ketemu itu kan jadi problem,” tandasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya