Berita

Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah/Net

Politik

Menaker Ida Fauziah Pastikan Selisih Rp 129,7 Miliar Pasti Akan Kembalikan Ke Kas Negara Jika Tak Terpakai

RABU, 26 AGUSTUS 2020 | 21:05 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dana insentif sebesar Rp 600 ribu untuk pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan ternyata ada selisih sebesar Rp 129,7 miliar.

Seharusnya, dana yang digelontorkan Rp 37,7 triliun. Namun, dalam catatan Kementerian Ketenagakerjaan setelah dirinci bersama Komisi X DPR RI justru bertambah menjadi Rp 38,7 triliun.

Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah menyampaikan dana tersebut dibutuhkan untuk biaya transfer antar bank. Pasalnya, banyak penerima insentif tersebut tidak menggunakan Bank Himbara sehingga membutuhkan biaya transfer antar bank yang harus dikeluarkan pemerintah.


Politisi perempuan PKB ini menjanjikan kepada Komisi IX DPR RI, jika dana tersebut sama sekali tidak terpakai untuk transfer antar bank. Maka, Kemenaker akan mengembalikannya kepada negara.

“Jika kemudian ternyata ada kesesuaian yang banyak dengan bank penerima, uangnya di mana? Uangnya akan dikembalikan ke kas negara,” ujar Menaker saat rapat kerja bersama DPR RI, Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (25/8).

“Jadi sama sekali uang itu tidak akan dan tidak bisa diapa-apakan oleh kami di Kementerian Ketenagakerjaan,” imbuhnya.

Ida Fauziyah juga mengatakan Kementerian Ketenagakerjaan selaku fasilitator insentif Rp 600 ribu mendapatkan dana sebesar Rp 1 miliar. Sehingga dana yang seharusnya Rp 37,7 triliun itu terkesan ada kelebihan.

“Kami diberikan biaya supporting, persiapan, perencanaan, pelaporan dan kegiatan sebesar Rp 1 miliar, untuk biaya supportingnya,” tandasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya