Berita

Basuki Tjahja Purnama alias Ahok/Net

Politik

Sosok Kontroversi, Ahok Akan Ganggu Kinerja Pemerintah Jika Masuk Kabinet

RABU, 26 AGUSTUS 2020 | 17:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Apabila Basuki Tjahja Purnama alias Ahok jadi menteri dalam wacana perombakan kabinet saat ini, dikhawatirkan malah menganggu kinerja pemerintah lantaran sosoknya penuh kontroversi.

Demikian pandangan Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan dalam acara Tanya Jawab Cak Ulung bertajuk "Ada Ahok, Pertamina Malah Buntung" yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (26/8).

Mamit menegaskan bahwa Ahok sosok kontroversi yang dalam tanda kutip banyak musuhnya.


"Saya khawatirnya ketika dia (Ahok) masuk ke dalam struktur pemerintahan ya akhirnya nanti akan mengganggu juga kinerja pemerintah," ujar Mamit.

"Karena ya tadi, banyak yang enggak suka dan akhirnya didemo terus," tambah dia menekankan.

Ahok memang tidak salah disebut sosok kontroversi. Saat mau diangkat menjadi Komisaris Utama Pertamina hingga perusahaan minyak negara itu merugi sampai Rp 11 triliun saja, sosok Ahok mengundang beragam reaksi publik.

Belakangan ramai beredar melalui pesan berantai di Whatsapp, daftar susunan kabinet Joko Widodo jika ada terjadi kocok ulang alias reshuffle, Ahok disebut bakal masuk sebagai menteri.

Mantan Gubernur DKI Jakarta yang pernah mendekam di penjara karena kasus penistaan agama itu disebutkan mengganti Erick Thohir pada posisi Menteri BUMN.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya