Berita

Anggota Komisi XI DPR RI Jon Erizal/Net

Politik

Resesi Tidak Bisa Dihindari, Pemerintah Sudah Lamban Sejak Awal

RABU, 26 AGUSTUS 2020 | 14:36 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Gerak pemerintah dinilai kurang cepat dalam mengantisipasi resesi ekonomi di negeri ini. Seharusnya, pemerintah bisa gesit bergerak di kuartal pertama, di mana laju ekonomi masih positif.

Begitu tegas anggota Komisi XI DPR RI Jon Erizal menanggapi prediksi Menteri Keuangan Sri Mulyani bahwa kuartal III 2020 ekonomi akan berada di posisi 0 persen hingga minus (-) 2 persen.

Di kuartal pertama, kata Jon Erizal, seharusnya pemerintah langsung melakukan gempuran kebijakan untuk memberi insentif pada masyarakat demi mendongkrak daya beli. Bukan malah memberi pernyataan yang out of context


“Jangan dengan menjawab dengan, “dua kuartal berikutnya ini harus kita jaga”,” kata Jon Erizal kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (26/8).

"Udah enggak waktunya lagi mejawab begitu lagi seperti itu tapi eksekusinya. Jadi kalau dieksekusi pada saat itu kemungkinan kita akan terjaga," katanya.

Kuartal kedua telah berakhir di bulan Agustus. Seharusnya sebelum berganti kuartal, pemerintah cepat mengeluarkan insentif kepada masyarakat.

Kini, bantuan Rp 600 ribu untuk subsidi gaji pegawai terkesan terlambat. Sebab tidak cukup waktu untuk mendongkrak laju ekonomi di kuartal III.

“Karena enggak mungkin mendeliver itu enggak cukup waktu," bebernya.

"Jadi kami di PAN, eksekusi rencana kerja menyangkut dengan peningkatan daya beli ini tidak cepat, jadi bisa dipastikan resesi," tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya