Berita

Basuki Tjahaja Purnama/Net

Politik

Pertamina Merugi Di Tangan Ahok, Pengamat: Bukti Ada Bagi-bagi Kekuasaan

SELASA, 25 AGUSTUS 2020 | 15:59 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Harapan memajukan bisnis, mendobrak birokrasi hingga menghilangkan mafia yang sempat dinarasikan pemerintah saat mengangkat Basuki Tjahaja Purnama sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) kini hanya omong kosong.

Demikian pendapat Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN), Adib Miftahul dalam menanggapi kerugian PT Pertamina yang mencapai Rp 11 triliun di kuartal pertama tahun 2020.

“Bicara Pertamina adalah bisnis, makanya pro dan kontra dulu saat pengangkatan Ahok tujuan utamanya itu membuat kinerja Pertamina baik, jika bicara parameter Pertamina ya jelas kinerja bisnisnya dalam arti keuntungan,” kata Adib kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (25/8).


Namun yang terjadi sebaliknya. Bukannya untung, Pertamina justru merugi di bawah kepemimpinan Ahok. Baginya, sembilan bulan pengangkatan Ahok menjadi Komut bukanlah waktu yang sebentar.

Sehingga, kata dia, wajar publik kembali mempersoalkan pengangkatan Ahok yang digadang-gadang akan makin menaikkan kinerja perusahaan minyak nasional itu.

“Karena kan dulu pemerintah menampik bahwa ini (pengangkatan Ahok) adalah bagi-bagi kue kekuasaan,” lanjut Adib.

Argumen pemerintah mengangkat Ahok akan menjadi benar ketika kinerja atau keuntungannya naik, bukan malah sebaliknya. Oleh karena itu, sembilan bulan kepemimpinan Ahok dinilai sudah cukup membuktikan kinerja mantan Gubernur DKI Jakarta itu di lingkungan Pertamina.

“Kalau rugi ya sama saja pemerintah hanya bagi-bagi kue kekuasaan,” demikian Adib.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya