Berita

Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, menegaskan tidak ada rencana reshuffle terhadap 18 menteri di Kabinet Indonesia Maju/Net

Politik

Bantah Isu Reshuffle Kabinet, Pratikno: Kita Semua Terkejut

MINGGU, 23 AGUSTUS 2020 | 00:42 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Isu reshuffle terhadap 18 menteri di kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo yang dilayangkan Indonesia Police Watch (IPW) dibantah oleh pihak Istana Kepresidenan.

Bantahan atas isu tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno, dalam akun YouTube Sekretariat Presiden pada Sabtu (22/8).

"Jadi kita semua terkejut dengan rilis yang mengatakan ada 18 menteri yang akan direshuffle. Itu tidak benar," tegas Pratikno.


Pratikno memperkuat pernyataannya dengan memastikan para menteri Kabinet Indonesia Maju masih terus menjalankan tugasnya untuk menangani pandemik virus corona baru (Covid-19) dan krisis ekonomi sebagai dampak lanjutannya.

"Hari-hari ini kita konsentrasi menghadapi krisis kesehatan dan krisis perekonomian. Semua bekerja keras, baik itu menterinya, seluruh jajaran kabinet, serta birokrasi-brokrasi di bawahnya. Dan kita tahu dukungan luar biasa dari lembaga-lembaga lain termasuk DPR," ungkapnya.

Oleh karena itu, Pratikno memastikan bantahan isu reshuffle ini adalah pernyataan resmi Presiden Jokowi. Bahkan, Kepala Negara telah memerintahkan seluruh jajaran menterinya untuk tetap fokus menangani persoalan yang tengah dihadapi tanah air saat ini.

"Jadi tidak benar kita akan melakukan reshuffle. Pak Presiden akan melakukan reshuffle besar-besaran, itu tidak benar. Karena Pak Presiden selalu perintahkan kepada menteri untuk fokus bekerja, fokus menyelesaikan krisis, dan fokus membaca momentum krisis ini untuk melakukan lompatan di segala bidang," tuturnya.

"Jadi itu yang sudah disampaikan Pak Presiden kepada saya. Karena saya juga sudah mengkonfirmasi hal ini kepada beliau kemarin," demikian Pratikno.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya