Berita

Salah satu deklarator KAMI, Adhie M. Massardie/Net

Politik

KAMI Akan Hadir Di Australia, Adhie Massardie: Itu Bukan Mandat Dari Jakarta

SABTU, 22 AGUSTUS 2020 | 12:13 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) selain sudah diperkenalkan di berbagai daerah tanah air juga di luar negeri. Nanti sore, KAMI bakal dideklarasikan oleh WNI yang tinggal di Australia.

Melihat pesatnya pergerakan KAMI, salah satu deklarator KAMI, Adhie M. Massardie menilai, bertebarannya KAMI adalah panggilan hati nurani rakyat Indonesia yang melihat negaranya sedang dalam masalah.

"Ada mandat dari KAMI Jakarta? Tidak. Ini komunitas (kumpulan warga NKRI) yang lihat negara-bangsa sedang dalam masalah. Lalu ngingatkan para penyelenggara negara untuk jalankan tugas Konstitusionalnya," kata Adhie melalui akun Twitternya @AdhieMassardie, Sabtu (22/8).


Sekretaris badan pekerja KAMI, Syahganda Nainggolan sebelumnya memberitahukan melaui postingan di akun Twitternya @Syahganda, bahwa KAMI bakal dideklarasikan di Australia Sabtu sore.

"Selamat dan sukses buat KAMI di Australia," kata Syahganda yang melampirkan poster deklarasi.

Dalam poster itu, KAMI Australia akan dideklarasikan di Melbourne. Kegiatan itu juga diisi dengan diskusi bersama Prof. Din Syamsuddin, deklarator gerakan moral tersebut.

Deklarasi KAMI Australia juga dikonfirmasi oleh Ketua Komite Eksekutif KAMI, Ahmad Yani.

Dia bahkan menyebutkan, setelah di Australia, gerakan KAMI di negara lainnya juga akan menyusul pendeklarasiannya.

"(Berikutnya) Amerika, Taiwan, Swiss, Qatar, Eropa," jawab Yani melalui pesan WhatsApp.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya